Keji! Lelaki Pencemburu di Minahasa Ini Robek Dada dan Remas Jantung Pacarnya hingga Tewas

"Karena pelaku ingin korban cepat mati (sehingga merobek dada serta meremas jantungnya)," kata Kanit Satu Pidum Polres Minahasa Aipda Endro Purnomo

Chandra Iswinarno
Senin, 02 Mei 2022 | 20:55 WIB
Keji! Lelaki Pencemburu di Minahasa Ini Robek Dada dan Remas Jantung Pacarnya hingga Tewas
Ilustrasi garis polisi. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

SuaraSumbar.id - Berita viral yang menjadi topik hangat komunitas dunia maya ini tergolong keji. Sebab, seorang transpuan atau waria bernama Lisa di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dibunuh secara sadis oleh lelaki berinisial R.

Transpuan berusia 49 tahun itu berkali-kali dipukul memakai martil oleh R pada hari Sabtu (30/4) akhir pekan lalu.

Karena tak kunjung padam nyawa, lelaki berusia 31 tahun itu lantas merobek dada pemilik salon kecantikan itu dan meremas jantungnya.

"Karena pelaku ingin korban cepat mati (sehingga merobek dada serta meremas jantungnya)," kata Kanit Satu Pidum Polres Minahasa Aipda Endro Purnomo, Senin (2/5/2022).

Baca Juga:Tabrakan Beruntun! Agus Tabrak Ibu Kandungnya saat Mudik hingga Tewas

Mengutip SuaraSulsel.id, pria berinisial R, warga Desa Passo Jaga IV, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, merupakan kekasih korban. Bekerja sebagai asisten korban di salon.

Kejadian itu bermula saat pelaku dan korban baru pulang dari Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat, untuk mendekorasi pesta pernikahan.

Keduanya tiba di salon pada pukul 23.30 Wita. Saat itu, pelaku pergi ke Kota Tomohon yang bersebelahan dengan Tondano. Sementara korban tidur di kamar.

Pelaku membeli obat batuk sebanyak 4 dos seharga Rp250 ribu.

Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Edi Susanto kepada BeritaManado.com mengatakan, pelaku meminum obat batuk dalam dosis banyak.

Baca Juga:4 Fakta Pembunuhan Waria di Minahasa, Pemilik Salon Dibunuh Kekasih Karena Cemburu?

Sekitar pukul 05.30 Wita pelaku menuju ke dapur untuk mengambil martil yang berada di lemari dapur. Dipakai untuk memukul bagian kepala korban.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini