Temannya itu lalu menceritakan kronologisnya. Saat mendengar pernyataan Intan hendak melompat, dirinya sempat bertanya apakah ada masalah.
"Intan bilang pusing, karena terus-terusan diminta kirim uang. Padahal di Taiwan ini, dia sama sekali sudah tak ada uang. Jadi, beban anak bapak ini bebannya begitu berat."
Bapaknya malah membelokkan pembicaraan. Dia justru bertanya jati diri temannya Intan tersebut.
"Anda ini orang mana?"
"Saya orang Jawa juga pak," kata temannya Intan.
"Jawanya di mana?"
"Saya Jawa Timur pak."
Si bapak langsung berbicara dengan nada tinggi, "Ya kan kemarin dia baru ngirim cuma Rp 300 ribu, buat suntik ibunya."
Intan yang tak sabar lagi langsung membalas, "Kan kalau ibu sakit saya carikan pinjaman uang pak."
Baca Juga:Tak Malu, Bawa Mobil Tapi Orang Ini Tepergok Curi Susu Bayi di Minimarket, Ditelanjangi Massa
Ternyata, menurut pengakuan Intan, bapaknya kerapkali meminta uang untuk hal yang tak penting seperti ulang tahun.