SuaraSumbar.id - Kelangkaan minyak goreng di Indonesia mendapat perhatian serius oleh Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Rizal Ramli. Bahkan, dia menyebut jajaran menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bisa kerja.
Komentar pedas itu disampaikan Rizal Ramli lewat cuitan di akut Twitter pribadinya. Dia pun melampirkan artikel pemberitaan yang isinya soal kelangkaan minyak goreng yang mulai terjadi di pasaran.
Rizal Ramli mengatakan bahwa menteri-menteri Presiden Jokowi tidak becus dalam bekerja. Buktinya, sudah satu bulan lebih, menteri Jokowi tidak bisa menurunkan harga minyak goreng yang melambung tinggi.
“Memang menteri-menteri Jokowi ndak bisa kerja, sudah sebulan lebih, nurunin harga minyak goreng aja ndak bisa,” ujar Rizal Ramli, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Selasa (1/2/2022).
Baca Juga:Rizal Ramli Ungkap Pujian Ruhut Sitompul Dulu Usai Diejek, Bupati Sleman Positif Covid-19
Dengan tegas, Rizal Ramli pun mengatakan bahwa menteri-menteri Jokowi hanya menang gaya saja. “Menang di gaya doang,” lanjutnya sambil membubuhkan emoji tertawa.
Cuitan Rizal Ramli itu pun lantas mendapat komentar dari sejumlah warganet di kolom balasan.
“Tadi siang hunting dari pasar sampe mini market sampe super market, rak minyak goreng kosong semua,” keluh salah satu warganet.
“Pantas tadi ke toko sembako ada tulisan minyak goreng kosong,” curhat warganet lain.
“Yang bapak lakukan waktu jadi menteri apa? Gebrakan apa? Nothing!” tulis yang lainnya.
Baca Juga:Masih Langka, Pemprov DKI Minta Pedagang Batasi Penjualan Minyak Goreng: 2 Liter per Orang
Untuk diketahui, Pemerintah telah resmi menetapkan harga minyak goreng Rp 11.500 per liter dan itu mulai berlaku sejak hari ini, Selasa (1/2/2022). Ketentuan tersebut tertuang dalam keputusan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak goreng (Migor) sesuai Permendag Nomor 3 dan 6 Tahun 2022.