facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Video Pasangan Berhubungan Intim di Gereja

Riki Chandra Senin, 08 November 2021 | 23:47 WIB

Viral Video Pasangan Berhubungan Intim di Gereja
Ilustrasi video porno (Unsplash/Charles Deluvio)

Video sepasang kekasih sedang berhubungan intim di di gereja viral di media sosial. Diduga, mereka sengaja merekam adegan panas itu dengan ponsel.

SuaraSumbar.id - Video sepasang kekasih sedang berhubungan intim di di gereja viral di media sosial. Diduga, mereka sengaja merekam adegan panas itu dengan ponsel.

Mengutip Suara.com, Senin (8/11/2021), keduanya diduga melakukan aktivitas seksual di belakang altar di Gereja Sint-Michielskerk di kota Bree.

Video porno itu menunjukkan seorang wanita tanpa busana membungkuk sementara pasangannya tampak merekam dari belakang dengan satu tangan.

Identitas pasangan itu belum diketahui dan tidak dapat dipastikan, apakah rekaman itu sengaja diposting atau telah bocor. Orang-orang gereja yakin pasangan itu melakukan aksi nekat pada tanggal 27 Oktober.

Baca Juga: Duh! Pasangan Ini Terciduk Berhubungan Intim di Gereja, Videonya Viral

Media lokal melaporkan video itu mulai disebar melalui WhatsApp sebelum menyebar ke seluruh saluran media sosial. Gereja Gereja Sint-Michielskerk adalah bangunan umum sehingga siapa pun dapat memasukinya.

Menurut situs berita Het Nieuwsblad, polisi sedang menyelidiki insiden tersebut sebagai pornografi di tempat umum dan penyebaran gambar.

"Polisi mengumumkan telah membuat laporan ganda secara resmi," ujar wali kota Bree Liesbeth Van der Auwera.

Juru bicara Gereja Sint-Michielskerk Ernest Essers mengatakan insiden yang difilmkan itu melampaui semua batas kesopanan, rasa hormat, dan keadilan.

Dia menerima video itu melalui WhatsApp pada 29 Oktober dan menambahkan: "Ini adalah pencemaran nama baik publik. Kami akan mengajukan pengaduan ke polisi."

Baca Juga: Kisah Bon Ali, Polisi di Jogja yang Bangun Belasan Masjid hingga Renovasi Gereja

"Karena akhir pekan All Saints diperpanjang, ini mungkin terjadi pada Rabu (27 Oktober)," dia berspekulasi. "Kami ingin menangani ini secara diam-diam, tapi tentu saja kami ingin ini ditindaklanjuti karena membuat kami kewalahan."

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait