Tak Hanya Stroke, Kolesterol Tinggi Juga Picu Serangan Jantung

Terlalu banyak kolesterol dapat berasal dari genetika atau gaya hidup yang tidak sehat, memiliki efek samping yang berbahaya.

Riki Chandra
Sabtu, 06 November 2021 | 09:15 WIB
Tak Hanya Stroke, Kolesterol Tinggi Juga Picu Serangan Jantung
Ilustrasi stroke. [Shutterstock]

SuaraSumbar.id - Tubuh manusia membutuhkan kolesterol untuk produksi sel-sel yang sehat. Terlalu banyak kolesterol dapat berasal dari genetika atau gaya hidup yang tidak sehat, memiliki efek samping yang berbahaya.

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang serius di kemudian hari, terutama ketika usia sudah mencapai 50 tahun.

Dirangkum dari Eat This, berikut efek samping kolesterol tinggi yang bisa terjadi di usia 50-an, sehingga perlu diwaspadai.

1. Penumpukan plak di arteri

Baca Juga:Efek Samping Kolesterol Tinggi yang Bisa Muncul di Usia 50, Tak Cuma Stroke

"Seiring waktu, kolesterol tinggi meningkatkan penumpukan plak di arteri, yang dapat membatasi aliran darah ke otak dan jantung, berpotensi menyebabkan konsekuensi yang mengerikan seperti serangan jantung dan stroke," kata Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, penulis The Sports Nutrition Playbook.

Menurut American Heart Association, penumpukan plak ini disebut aterosklerosis. Tidak hanya dapat menyebabkan aliran darah terhalang, tetapi plak juga dapat pecah dan tersangkut di aliran darah, yang merupakan cara lain penyumbatan arteri.

2. Peningkatan risiko serangan jantung

Aterosklerosis dapat terjadi seiring waktu dan menyebabkan masalah parah pada jantung dan otak.

Sebab jika sepotong plak pecah, itu dapat menyebabkan gumpalan darah terbentuk di sekitarnya, membatasi aliran darah ke jantung dan membuatnya kekurangan oksigen dan nutrisi yang diperlukan, yang disebut iskemia.

Baca Juga:Ketua KPPU Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung, Pemakaman Dilakukan di Bandung

Untuk itu, penting mewaspadai gejala serangan jantung dan segera mencari perawatan medis saat mengalaminya.

Gejalanya antara lain dada sesak, nyeri, sakit dada kiri, sakit dada yang menjalar ke lengan, sulit bernapas, pusing dan kelelahan yang berlebihan.

3. Risiko stroke meningkat

Penumpukan plak dari waktu ke waktu dapat menyebabkan stroke. Gejalanya seperto kehilangan keseimbangan dan koordinasi, pusing mendadak, kebingungan, kata-kata tidak jelas, mati rasa di wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh, atau penglihatan kabur. (Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini