alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bosan Hidup Bareng Istri, Pria Ini Merengek Minta Dipenjara

Riki Chandra Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Bosan Hidup Bareng Istri, Pria Ini Merengek Minta Dipenjara
Ilustrasi napi di penjara. [Shutterstock]

Seorang tahanan rumah di Italia pergi ke kantor polisi. Dia merengek minta dipenjara karena bosan hidup dengan istrinya.

SuaraSumbar.id - Seorang tahanan rumah di Italia pergi ke kantor polisi. Dia merengek minta dipenjara karena bosan hidup dengan istrinya.

Mengutip Suara.com, Selasa (26/10/2021), warga Albania yang tinggal di Guidonia Montecelio dekat Roma ini, mengaku tak bisa lagi hidup bersama istrinya.

Pria 30 tahun ini menghadapi rumah tangga yang 'tak tertahankan' dan merasa tak bisa melanjutkan hidup secara terpaksa.

"Dia tertekan dengan situasi ini dan lebih suka melarikan diri dengan menghadap carabinieri untuk meminta menjalani hukumannya di balik jeruji besi," tambah polisi.

Baca Juga: 4 Hal yang Dapat Menyebabkan Pasangan Mudah Bosan Denganmu, Hindari!

Pria itu jadi tahanan rumah selama beberapa bulan karena narkoba dan akan tinggal di sana selama beberapa tahun lagi, kata Kapten Francesco Giacomo Ferrante dari Tivoli carabinieri pada AFP.

"Dia tinggal di rumah bersama istri dan keluarganya. Itu tidak berjalan baik," tambahnya. "Dia berkata: 'kehidupan rumah saya jadi neraka, saya tidak tahan lagi, saya ingin masuk penjara'."

Menariknya, setelah merengek minta masuk penjara, pria itu ditangkap karena melanggar tahanan rumah dan otoritas kehakiman memerintahkan pemindahannya ke penjara.

Sebelumnya, pria di Austria ditangkap polisi karena menikam orang hingga tewas. Menurut pengakuannya, ia melakukan itu karena ingin masuk penjara.

Menyadur Daily Mail Jumat (18/06), pria 29 tahun itu merasa hidupnya tak bahagia dan memutuskan untuk jadi pembunuh agar bisa dijebloskan ke dalam jeruji besi.

Baca Juga: 4 Tanda Kekasih Sudah Bosan Denganmu, Awas Rentan Putus!

Polisi Innsbruck melaporkan, pria yang ditangkap di negara bagian barat Tyrol itu merencanakan pembunuhan ini selama berminggu-minggu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait