Diakuinya, pihak KONI Solsel hingga saat ini belum bisa berbuat banyak membantu ekskul ini karena cabang Aerosport membutuhkan anggaran yang besar.
"Saat ini kami baru memiliki dua parasut yang dibeli pada tahun 2014 silam, parasut tersebut yang dipakai SMAN 6 Solsel untuk latihan," katanya.
Namun, dia berharap dukungan anggaran dari pemerintah karena selain olahraga, paralayang juga bisa mendukung kegiatan pariwisata Solok Selatan .
"Kami berharap alokasi anggaran dari pemerintah daerah untuk Aerosport agar bisa berprestasi dan juga menunjang pariwisata, selain itu ditahun 2022 seluruh atlit paralayang akan diikutsertakan asuransi yang selama ini mereka didaftarkan asuransi hanya pada saat even saja" katanya.
Baca Juga:Jalan Tembus Solsel-Dharmasraya Dikebut, Biaya Awal Diusulkan Rp 630 Miliar