Miris, Anggota DPRD Sumbar Sebut RPJMD Provinsi Copy-Paste Kota Padang

Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), kecewa dengan tim penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumbar.

Riki Chandra
Senin, 19 Juli 2021 | 17:02 WIB
Miris, Anggota DPRD Sumbar Sebut RPJMD Provinsi Copy-Paste Kota Padang
Anggota DPRD Sumbar, M Nurnas. [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), kecewa dengan tim penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumbar. Bahkan menyebut RPJMD tersebut hanya copy-paste dari RPJMD Kota Padang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, M Nurnas. Menurutnya, RPJMD Sumbar setebal 419 halaman yang diserahkan ke DPRD itu tidak sesuai dengan Permedagri 86/2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah.

“Saya lihat, copy-paste dengan RPJMD Kota Padang. Geli saya menyigi RPJMD Sumbar Madani,” katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Senin (19/7/2021).

Menurut Nurnas, tim penyusun RPJMD Sumbar adalah orang-orang hebat yang dikenalnya selama ini.

Baca Juga:Dukun yang Diduga Larikan Mahasiswi di Pesisir Selatan Dipolisikan Mertua

“Tapi hasilnya, aduh! Angka di RPJMD pun copas dari RPJMD Kota Padang,” ujar Nurnas yang juga anggota Pansus RPJMD Sumbar.

Ia berpendapat, RPJMD provinsi itu seharusnya memedomani Permendagri. Namun faktanya, dokumen RPJMD itu BAB per BAB saja tidak sinkron.

“Saya minta ke Pansus agar tidak menjadi editor RPJMD yang copy-paste. Tapi tetap melakukan pengkajian terhadap RPJMD. Tugas Pansus bukan editor,” bebernya.

Nurnas menjelaskan, RPJMD itu terdiri 9 BAB. Namun anehnya, antara BAB per BAB tidak sinkron.

“Ini yang membuat saya tak habis pikir. Di awal dikatakan pembangunan bagus sebagai potret daerah, namun di BAB lain dikatakan adanya permasalahan soal infrastruktur,” jelasnya.

Baca Juga:Sapi Kurban Jokowi Bakal Disembelih di Masjid Raya Sumbar

Tak hanya itu, Nurnas menilai tim gubernur juga lupa, terkait kemampuan riil keuangan daerah kisarannya hanya Rp 1,2 triliun. Sedangkan total penerimaan menjadi APBD Rp 7,9 triliun di tahun 2026.

“Ketika RPJMD dikuliti pansus soal ini, jangankan bertambah, malah jumlahnya turun menjadi Rp 7,8 triliun. Kan aneh, biasanya jika diminta kajian, pasti estimasi APBD di tahun akhir jabatan bertambah,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini