alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Stok Oksigen Medis Cukup, Wagub Sumbar Minta Warga Tak Cemas

Riki Chandra Kamis, 08 Juli 2021 | 14:25 WIB

Stok Oksigen Medis Cukup, Wagub Sumbar Minta Warga Tak Cemas
Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi. [Dok.Antara]

Pemprov Sumbar juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar kelangkaan oksigen tidak terjadi, seperti yang dialami wilayah Jakarta dan wilayah lainnya di Indonesia.

SuaraSumbar.id - Ketersediaan oksigen medis di Sumatera Barat (Sumbar) masih aman alias cukup di tengah lonjakan kasus positif Covid-19. Atas dasar itu, masyarakat diminta tidak khawatir dan panik dengan kondisi hari ini.

"Masyarakat jangan cemas, Sumbar stok oksigen cukup sampai hari ini," kata Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy di Dharmasraya, Kamis (8/7/2021).

Pemprov Sumbar juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar kelangkaan oksigen tidak terjadi, seperti yang dialami wilayah Jakarta dan wilayah lainnya di Indonesia.

Selain itu, Audy mengatakan, sebanyak 8 persen anggaran dana desa untuk penanganan Covid-19 dapat digunakan untuk penyedian oksigen pasien yang menjalani isolasi mandiri, termasuk di Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga: Audy Joinaldy Klaim Vaksinasi di Sumbar Capai 81,3 Persen dari Total Vaksin yang Diterima

Pemrov akan menggelar inspeksi mendadak kepada jasa pengisi oksigen agar tidak terjadi penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga.

"Terkait antisipasi penimbunan bagaimana langkahnya nanti kita akan koordinasikan dengan Polda untuk pengawasannya. Yang jelas sampai hari ini stok oksigen kita aman," katanya.

Disamping itu, Wagub Sumbar juga mengklaim bahwa capaian vaksinasi Sumbar sudah mencapai sekitar 81 persen dari jumlah yang diterima.

Menurut dia kalau saja menghitungnya fair dari yang diterima dan disuntikkan itu sudah 81 persen, kalau capaian harusnya maksimal 100 persen. Artinya percepatan dari jumlah vaksin yang ada dan yang terpakai terus digunakan.

“Kita menerima vaksin itu 480 ribuan, kita sudah menyuntikkan sekitar 450 ribuan, belum lagi ditambah hari ini. Jadi sebenarnya dari vaksin yang kita punya dengan yang disuntikkan sudah 81 persen," ujar dia mengatakan. (Antara)

Baca Juga: Pastikan Distribusi Aman, Ganjar Pranowo Terus Lakukan Sidak Industri Oksigen

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait