Geram, Bupati Solok Minta Foto Pelaku Sodomi di Ponpes M Natsir Disebar di Medsos

"Mari kita bersama-sama memberikan perhatian, mendukung untuk peyembuhan dan pemulihan mental korban. Kasihan mereka karena masih di bawah umur," katanya.

Riki Chandra
Kamis, 17 Juni 2021 | 14:24 WIB
Geram, Bupati Solok Minta Foto Pelaku Sodomi di Ponpes M Natsir Disebar di Medsos
Ilustrasi seorang bocah lelaki. [Shutterstock]

SuaraSumbar.id - Bupati Solok Epyardi Asda meminta masyarakat tidak mengucilkan anak-anak yang menjadi korban sodomi oknum pengasuh Ponpes M Natsir di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Sumatera Barat.

Selain itu, dia juga meminta agar foto tersangka yang masih buron disebar di media sosial (medsos).

"Mereka hanya korban atas perbuatan tidak senonoh yang dilakukan tersangka. Jangan sampai dikucilkan, kasihan mereka," kata Epyardi Asda, Kamis (17/6/2021).

Epyardi meminta wali nagari, kepala puskesmas, camat, serta perangkat daerah untuk menyosialisasikan ke masyarakat sekitar terkait kasus ini dan mengajak masyarakat untuk tidak mengucilkan korban.

Baca Juga:Jaksa Geledah Dinas PUPR dan Kantor Keuangan Daerah Solok Selatan, Ini Kasusnya

"Mari kita bersama-sama memberikan perhatian, mendukung untuk peyembuhan dan pemulihan mental korban. Kasihan mereka karena masih di bawah umur. Masa depan mereka masih panjang," katanya.

Menurut politisi PAN itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait tidak akan tinggal diam dan terus berupaya supaya tersangka segera tertangkap agar kasus itu cepat terselesaikan.

"Saya meminta agar foto tersangka disebar di sosial media supaya memudahkan dalam proses pencariannya dan segera ditangkap lalu diberikan hukuman yang setimpal," kata dia.

Menurut dia jika sang pelaku tidak segera ditangkap maka ditakutkan akan menambah korban yang baru di daerah lain.

Terkait pemulihan mental anak, Asda juga meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar mendampingi korban dan mengembalikan mental serta kepercayaan diri korban.

Baca Juga:Terbaru, Bupati Solok Ungkap Korban Sodomi Pengasuh Ponpes M Natsir Ternyata Belasan Orang

"Mari bersama-sama kita berikan dukungan untuk penyembuhan korban dan jangan dikucilkan lagi," kata dia.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Solok Arosoka Iptu Rifki Yudha Ersanda sebelumnya mengungkapkan bahwa korban yang melapor baru 3 orang dan dari hasil penyelidikan korban bukanlah santri, melainkan anak-anak warga sekitar.

"Hasil penyelidikan, yang menjadi korban bukanlah santri, melainkan anak warga sekitar yang sering main dilingkungan pesantren" katanya.

Dalam menggencarkan aksinya, pelaku yang sudah sudah ditetapkan sebagai tersangka mengimingi korban dengan bermain game. Setelah berhasil dibujuk, pengasuh tersebut baru menggencarkan aksinya.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan salah satu keluarga santri, dimana sang korban mengaku sakit saat buang air besar. Dari pengakuan pihak keluarga, diduga bahwa anaknya telah menjadi korban pelecehan seksual dan terjadi di lingkungan pondok pesantren. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak