-
Klaim Prabowo marah kepada Luhut tidak terbukti benar.
-
Sumber kredibel tak menemukan pernyataan seperti dalam narasi.
-
Unggahan Facebook dipastikan termasuk kategori konten palsu.
SuaraSumbar.id - Isu mengenai Prabowo Subianto marah karena Luhut Binsar Pandjaitan main proyek IMIP ramai beredar di media sosial setelah sebuah akun Facebook membagikan video dengan narasi yang memantik perhatian publik.
Unggahan tersebut memunculkan spekulasi luas dan memancing ratusan komentar dari warganet yang mempertanyakan kebenarannya.
Dalam video yang diunggah akun Facebook “Enden Ak” pada 27 Januari 2026 itu, tertulis narasi, “Prabowo marah Luhut ketahuan jadi pemain proyek IMIP, Morowali dan perusak lingkungan alam sumatera. Netizen: ‘Rakyat menanti keputusanmu pak pak presiden’.
Bagaimana menurut anda?” Klaim bahwa Prabowo marah karena Luhut main proyek IMIP pun langsung menyebar dan menjadi bahan perbincangan.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim sebagaimana yang beredar dalam unggahan tersebut.
Penelusuran justru mengarahkan pada laporan kompas.com berjudul “Polemik IMIP: Dari ‘Negara dalam Negara’ sampai Luhut Angkat Bicara”.
![Hoaks Prabowo marah ke Luhut kaena main poyek. [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/07/58411-hoaks.jpg)
Artikel yang terbit pada Selasa, 2 Desember 2025 itu membahas isu mengenai proyek Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Dalam pemberitaan tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa dirinya bertanggung jawab atas proyek IMIP.
Namun, tidak terdapat pernyataan bahwa Presiden Prabowo marah kepada Luhut seperti yang dinarasikan dalam video viral di Facebook.
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada rujukan valid yang mendukung klaim di media sosial itu. Dengan demikian, informasi yang menyebut Prabowo marah karena Luhut main proyek IMIP tidak terbukti kebenarannya.
Kesimpulan
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Unggahan itu masuk kategori konten palsu atau fabricated content atau hoaks.