facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Parah! Dokter Bedah Joget Tiktok Sambil Pamer Potongan Tubuh Manusia

Riki Chandra Kamis, 15 April 2021 | 07:15 WIB

Parah! Dokter Bedah Joget Tiktok Sambil Pamer Potongan Tubuh Manusia
Dokter bedah joget TikTok sambil pamer potongan tubuh manusia. (Youtube/Blog Gustavo Negreiros)

Ia terlihat membawa kantong bening berisi lemak dan bagian tubuh manusia yang diduga didapatkan dari pasien selama sedot lemak.

SuaraSumbar.id - Seorang dokter bedah plastik di Brasil diskors gara-gara mengunggah video yang dianggap tidak pantas.

Dokter perempuan bernama Caren Trisoglio Garcia itu asyik joget sambil memegang potongan tubuh manusia. Video itu pun tersebar luas di media sosial TikTok.

Menyadur New York Post Rabu (14/04), Garcia yang memiliki lebih dari 645.000 pengikut di TikTok diduga pamer lemak hasil bedah plastik dalam rekaman tersebut.

Ia terlihat membawa kantong bening berisi lemak dan bagian tubuh manusia yang diduga didapatkan dari pasien selama sedot lemak.

Baca Juga: Dokter Bedah Joget TikTok Sambil Pamer Potongan Payudara, Berakhir Diskors

Tarian 'Dr. Demento' itu bahkan berisi keterangan 'ini adalah payudara' dan 'ini lemak ketiak' yang membuat penonton semakin bergidik ngeri.

Dalam video lain yang lebih kontroversial, dokter bernama 'minhacirurgiaoficial' di TikTok itu terlihat senyum sambil melambai-lambaikan kulit bagai piala yang mengerikan.

TikTok sudah menghapus klip Garcia karena aturan situs yang melarang penggambaran jasad manusia yang dipotong-potong atau dimutilasi. Ini sesuai pedoman komunitas mereka.

Media Brasil, Metropoles melaporkan lisensi medisnya ditangguhkan oleh Dewan Medis regional di Sao Paulo.

Ini menyusul penangguhan enam bulan yang dia terima dari dewan Perkumpulan Bedah Plastik Brasil (SBCP), yang menganggap video itu 'tidak etis', lapor Newsweek.

Baca Juga: Profil April Jasmine, Istri Ustaz Solmed yang Dicibir Gegara Joget TikTok

Karena penyelidikan yang sedang berlangsung dan penangguhannya, Garcia saat ini dilarang menemui pasien atau melakukan operasi dan bahkan izin medisnya dapat dicabut jika terbukti bersalah melakukan kesalahan medis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait