"Untuk Sumbar, persentase penjualan rumah turun 2 kali lipat tahun 2020 dibandingkan tahun 2019," katanya.
Emon Subiantoro berharap, kondisi ekonomi nasional, khususnya Sumbar kembali membaik di tahun 2021. Hal ini menyusul dengan telah hadirnya program vaksinasi Covid-19 yang langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama disuntik vaksin.
"Harapan kita, vaksinasi Covid-19 ini bisa mempercepat. Semoga tahun ini ekonomi tumbuh positif di Sumbar dan nasional secara keseluruhan," bebernya.
Dengan pulihnya ekonomi, kata Emon, pengembang tentu akan bergairah membangun rumah-rumah bersubsidi. "Kami berharap juga minat masyarakat beli rumah tahun ini kembali tinggi dan kami akan tetap komit memberikan kemudahan," katanya.
Baca Juga:Tahun 2020, BTN Catatkan Laba Bersih 665 Persen Jadi Rp1,6 Triliun
Tahun ini, kata Emon, BTN yang berjuluk "raja" rumah bersubsidi mendapatkan kuota subsidi cukup besar. Namun, dia tak merincikan berapa banyak detailnya untuk wilayah Sumbar.
"Cukup besar kuota subsidi. Itu kan tergantung pemerintah," katanya.
Meski terdampak pandemi, Bank BTN menutup tahun 2020 dengan perolehan laba bersih 665,71 % secara tahunan (year-on-year/yoy). BTN sukses meraih laba bersih senilai Rp 1,60 triliun pada kuartal IV/2020 atau melambung tinggi dari posisi Rp 209 miliar di periode yang sama tahun 2019.
Plt Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, laba bersih tersebut ditopang lima strategi utama perseroan yang digelar sepanjang 2020.
Selain itu, sektor perumahan juga menjadi penopang suburnya laba BTN karena masih bergerak positif di tengah koreksi pertumbuhan ekonomi akibat pandemi.
Baca Juga:Setelah Gedung Terbakar, BTN Makassar Pastikan Dokumen Nasabah Aman
"Strategi itu membuktikan kami tidak hanya bisa memperbaiki kinerja bisnis, tapi juga bertahan di tengah tekanan akibat pandemi. Tahun ini, kami optimistis dengan strategi tersebut beserta potensi di sektor properti, Bank BTN akan mencetak laba bersih yang terus melaju positif,” kata Nixon dalam acara Media Brief Paparan Kinerja per 31 Desember 2020 di Jakarta, Senin (15/2/2021).