Polsek Diserang Massa, Brimob Polda Sumbar Dikerahkan ke Solok Selatan

Personel Brimob yang dikerahkan mencapai 100 orang atau satu Satuan Setingkat Kompi (SKK).

Riki Chandra
Rabu, 27 Januari 2021 | 20:35 WIB
Polsek Diserang Massa, Brimob Polda Sumbar Dikerahkan ke Solok Selatan
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto (Foto: dok.covesia).

SuaraSumbar.id - Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan personel Brimob ke Solok Selatan. Pasukan ini diperbantukan untuk mengamankan kantor Polsek Sungai Pagu yang baru saja diserang massa.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. Menurutnya, personel Brimob yang dikerahkan mencapai 100 orang atau satu Satuan Setingkat Kompi (SKK).

Satake mengatakan, dari laporan Polres Solok Selatan, selain penyerangan kantor Polsek Sungai Pagu, massa juga melakukan pemblokiran jalan.

"Ya, sebanyak 1 SKK untuk melakukan pengamanan karena massa juga melakukan pemblokiran jalan. Tapi jalan yang mananya kami belum tahu pasti," kata Bayu kepada wartawan, Rabu (28/1/2021) malam.

Baca Juga:DPO Judi Ditembak Mati, Massa Ngamuk dan Serang Kantor Polsek di Sumbar

Laporan yang diterimanya, kata Bayu, jumlah massa yang menyerang kantor Polsek Sungai Pagu mencapai 200 orang. Aksi tersebut dipicu karena meninggalnya salah seorang tersangka kasus judi.

"Tersangka melawan, polisi terpaksa memberi tindakan tegas dalam rangka penegakan hukum," katanya.

Sebelumnya, massa menyerang kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Pagu di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Mereka melempari kantor polisi itu hingga sejumlah kacanya pecah.

Aksi anarkis itu dipicu ketidaksenangan mereka atas tewasnya salah seorang tersangka kasus perjudian yang baru saja ditangkap jajaran Polres Solok Selatan itu.

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto membenarkan penyerangan massa ke kantor Polsek Sungai Pagu. Menurutnya, massa melempari Polsek sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga:Dalam Sehari, Polda Sumbar Klaim Bubarkan Ratusan Kerumunan Masyarakat

"Massa datangi Mapolsek lantaran marah karena salah satu tersangka meninggal saat penangkapan," katanya saat dihubugi wartawan melalui telepon seluler, Rabu (27/1/2021).

Tersangka yang tewas itu beriniasil E. Dia diduga telah lama menjadi buronan dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus perjudian.

Namun ketika ditangkap, tersangka E melakukan justru perlawanan keras. Bahkan, kata AKBP Tedy, seorang personel luka terkena sabetan golok.

Atas dasar itu, polisi terpaksa memberikan tindakan tegas kepada tersangka hingga akhirnya ditembak mati.

"Tersangka kena (tembak) di bagian kepala karena kondisinya seperti itu. Tersangka meninggal dunia," tuturnya.

Kontributor : B Rahmat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini