alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Suntik Vaksin Covid-19 Pertama untuk Jokowi Disiarkan Langsung di Media

Riki Chandra Selasa, 05 Januari 2021 | 16:45 WIB

Suntik Vaksin Covid-19 Pertama untuk Jokowi Disiarkan Langsung di Media
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya melalui video konferensi pada Musyawarah Nasional X MUI, sebagaimana ditayangkan secara daring pada Rabu, 25 November 2020 / [Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Penyuntikan vaksin Covid-19 kepada Jokowi akan disiarkan secara langsung melalui media agar masyarakat bisa menyaksikan dan percaya.

SuaraSumbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di Indonesia.

Tidak hanya Jokowi, ada beberapa orang pejabat lain juga yang akan mendapat vaksin Covid-19 pertama kali. Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia secara simbolis akan dilakukan pada 13 Januari 2021.

"Iya (Rabu, 13 Januari) dan tata cara prosesnya (vaksinasi ke Jokowi) akan dibahas pada Jumat ini," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Selasa (5/1/2021) dilansir dari Suara.com.

Siapa saja yang akan menerima vaksin pertama pada hari itu bersama Jokowi, akan dibahas hari Jumat nanti.

Baca Juga: Wali Kota Malang Mau Jadi Pertama Divaksin, Warganet: Baca Dulu Aturannya

"Hari Jumat kita bahas siapa saja, dari perwakilan masyarakat, TNI nanti Jumat dibahas," kata Heru.

Vaksinasi kepada Jokowi akan disiarkan secara langsung melalui media agar masyarakat bisa menyaksikan dan percaya sehingga semua mau menerima vaksin.

"Iya. Biar masyarakat bisa lihat langsung memberikan semangat bisa dilanjutkan ke daerah-daerah juga ikut. Minimal provinsi kota-kota besar juga ikut melanjutkan," katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan setelah penyuntikan perdana secara simbolis pada 13 Januari 2021, vaksinasi dilanjutkan pada pada 14-15 Januari 2021.

Tito menekankan, walaupun vaksinasi massal akan gelar, protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus tetap ditegakkan.

Baca Juga: Ratusan Polisi Amankan Distribusi Vaksinasi Covid-19 di Solo

“Kita jangan sampai kendor mengenai 3M ini, bukan hanya memakai masker jaga jarak dan cuci tangan secara benar dan sering, tapi kerumunan. Ini bisa menjadi superspreader, percuma kita melakukan tracing, nggak ada gunanya kalau masih ada kerumunan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait