- Ahli gizi merekomendasikan konsumsi jus prune, teh hibiscus, jus delima, jus bit, dan jus jeruk untuk menstabilkan tekanan darah.
- Berbagai kandungan nutrisi seperti antioksidan, nitrat, dan flavonoid dalam minuman tersebut terbukti mampu merelaksasi pembuluh darah secara efektif.
- Pola hidup sehat seperti rutin berolahraga dan mengurangi asupan sodium perlu dilakukan untuk mendukung efektivitas penurunan tekanan darah.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jus bit setiap hari dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik pada individu dengan hipertensi.
Minum 2,5 hingga 8 ons jus bit dapat memberikan efek yang berarti pada tekanan darah dan kesehatan jantung.
Karena bit memiliki rasa yang kuat dan khas, Lebovitz mengatakan, jus bit bisa dipadukan dengan jus apel, lemon, atau jahe.
Jus jeruk
Ahli gizi Lauren Manaker, M.S., RDN, LD mengatakan, buah jeruk mengandung senyawa hesperidin, flavonoid yang dikenal karena sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.
Sebuah studi menunjukkan bahwa minum 500 mililiter jus jeruk atau jus jeruk yang diperkaya hesperidin per hari (kira-kira setara dengan dua gelas 8 ons) selama 12 minggu dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan tekanan nadi di antara individu dengan hipertensi pra dan stadium 1.
"Para peneliti juga mencatat bahwa versi yang diperkaya hesperidin menunjukkan manfaat akut setelah hanya satu dosis, dengan efek yang lebih kuat muncul setelah asupan berkelanjutan dari waktu ke waktu," kata Manaker.
Menikmati segelas kecil jus jeruk saat sarapan atau setelah berolahraga bisa mendatangkan manfaat bagi upaya untuk menjaga tekanan darah.
Selain mengonsumsi minuman-minuman dengan manfaat kesehatan, orang dengan tekanan darah tinggi dianjurkan rutin berolahraga, mengelola stres, mengurangi asupan sodium, dan berkonsultasi dengan penyedia pelayanan kesehatan untuk menurunkan tekanan darah.
Berita Terkait
-
Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata