- Jalan nasional Lembah Anai, penghubung Padang-Bukittinggi, lumpuh total akibat dampak parah banjir bandang.
- Kerusakan terparah di empat titik jalan nasional terjadi dekat mega bendung; alat berat mulai bekerja.
- Pemerintah upayakan dua minggu waktu pemulihan agar jalan vital tersebut dapat dilewati kendaraan kecil.
SuaraSumbar.id - Jalan nasional di Lembah Anai, Sumatera Barat (Sumbar) masih putus total akibat banjir bandang.
Akses jalur penghubung Padang-Bukittinggi dan sekitarnya, hingga Minggu 30 November 2025 masih belum bisa dilalui.
Setidaknya ada empat titik jalan rusak di kawasan tersebut. Pantauan suarasumbar.id, titik lokasi terparah berada di dekat mega bendung, ruas jalan di sini mengalami rusak berat.
Selain itu, terlihat, aliran sungai Batang Anai telah berubah jalur biasanya ke sisi jalan. Tiga alat berat tampak bekerja di area sungai. Sementara itu, petugas Hutama Karya sibuk melakukan pengukuran topografi.
Belum diketahui sampai kapan jalan vital antar daerah di Sumbar tersebut bisa dilalui. Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, mengatakan pengerjaan dilakukan secepat mungkin.
"Jalan Padang-Bukittinggi itu jalan nasional. Kewenangan berada di pemerintah pusat. Informasi kami terima, diupayakan selama dua minggu jalan sudah bisa dilalui untuk kendaraan kecil dulu," kata Sonny.
Menurut Sonny, banyak masyarakat yang mengantungan nasibnya di jalan tersebut. Apalagi warga Kota Padang Panjang.
"Kami berharap bisa dilewati, karena sangat terdampak terhadap masyarakat Kota Padang Panjang," ucapnya.
Akses satu-satunya jalan penghubung dari Kota Padang menuju wilayah utara Sumbar hanya bisa melalui Jalur Sitinjau Lauik lalu melintasi Danau Singkarak.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Nepal Terancam Bencana Susulan Pasca Longsor Es dan Batu Himalaya
-
Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
-
Harapan Terakhir, SAR Gabungan China-Nepal Cari Korban Banjir Bandang di Terowongan PLTA
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Minuman Manis Tak Langsung Bikin Gagal Ginjal, Tapi Kebiasaan Ini Bisa Jadi Risikonya
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana