- Zamroni Aziz viral karena lempar mikrofon saat pelantikan Kemenag Dompu NTB.
- LHKPN 2024 tunjukkan harta Zamroni Aziz mencapai Rp3,89 miliar lebih.
- Zamroni Aziz dilaporkan dugaan gratifikasi, pungutan liar, dan jual beli jabatan.
SuaraSumbar.id - Insiden viral Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Nusa Tenggara Barat (NTB), Zamroni Aziz, yang melempar gagang mikrofon saat pelantikan Kepala Kemenag Dompu Jumat (19/9/2025), jadi sorotan publik.
Zamroni Aziz jadi sorotan bukan hanya gara-gara video berdurasi 28 detik itu saj, namun juga karena sejumlah dugaan gratifikasi dan pungutan liar yang pernah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.
Video tersebut terlihat emosional. Namun, menurut keterangan resmi, mic yang dipegang pria lain menghalangi Zamroni memberikan ucapan selamat, sehingga gagang mikrofon itu disingkirkan sendiri olehnya.
Kasus ini mengungkap sisi lain dari sosok Zamroni Aziz, selain profil, harta kekayaan, dan limpahan kritik masyarakat atas dugaan korupsi. Berikut fakta-fakta pentingnya:
Berikut fakta-fakta penting Zamroni Aziz.
1. Profil Singkat
Zamroni Aziz lahir di Sangkong, Lombok Tengah, pada 31 Desember 1978. Ia lulus S1 Hukum Islam dari STAIN Mataram dan S2 Magister Hukum Universitas Mataram.
Karir birokrasinya di Kemenag NTB meliputi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (2013-2014), Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (2014–2015), Kepala Subbagian Informasi & Humas (2015–2019), Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (2019–2020), Kepala Kemenag Lombok Tengah (2020–2022), hingga dipercaya sebagai Kepala Kanwil Kemenag NTB sejak 2023 sampai sekarang.
2. Harta Kekayaan (LHKPN 2024)
Berdasarkan laporan LHKPN KPK tahun 2024, Zamroni Aziz memiliki total harta sekitar Rp 3,89 miliar.
Rinciannya meliputi beberapa bidang tanah dan bangunan warisan, kendaraan Toyota Fortuner tahun 2020 senilai Rp 465 juta, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas hampir Rp 819,46 juta.
3. Video Lempar Mikrofon yang Viral
Momen viral muncul dari video pendek berdurasi 28 detik saat pelantikan Kepala Kemenag Dompu. Dalam video, terlihat Zamroni melempar gagang mikrofon.
Kanwil Kemenag NTB melalui Kasubag Umum & Humas, Karya Gunawan, menyebut bahwa tindakan itu karena gagang mikrofon menghalangi ucapan selamat. Setelahnya kegiatan tetap berjalan normal dan suasana kembali cair.
4. Dugaan Gratifikasi dan Pungli yang Dilaporkan Masyarakat
Berita Terkait
-
6 Potret Suraj Chavan, Influencer yang Disebut Pria Paling Tampan yang Gayanya Ikonik Abis!
-
FOMO di Kalangan Pelajar: Ancaman Tren Viral Meredupkan Budaya Literasi
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Erupsi Gunung Marapi Tak Ganggu Penerbangan, Ini Penjelasan BIM
-
Gunung Marapi Erupsi Malam Hari, Semburkan Abu Vulkanik 3 Kilometer
-
CEK FAKTA: Aturan Baru ASN Harus Pakai Seragam Biru Muda Gaya Kampanye Prabowo, Benarkah?
-
5 Merk Sunscreen Terbaik Lawan Flek Hitam, Bikin Kulit Cerah Sepanjang Hari
-
Jejak Dejan Antonic di Persita Tangerang, Lawan Semen Padang FC Akhir Pekan Ini