- Zamroni Aziz viral karena lempar mikrofon saat pelantikan Kemenag Dompu NTB.
- LHKPN 2024 tunjukkan harta Zamroni Aziz mencapai Rp3,89 miliar lebih.
- Zamroni Aziz dilaporkan dugaan gratifikasi, pungutan liar, dan jual beli jabatan.
Beberapa dugaan yang pernah dilaporkan termasuk: meminta uang kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2024 sebesar Rp 30 juta–50 juta per petugas, mutasi jabatan eselon III yang diduga dipatok antara Rp 500 juta–700 juta.
Kemudian, ada juga dugaan pungutan kepada pegawai PPPK yang ingin pindah tugas dengan nominal sekitar Rp 10 juta–15 juta. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Kejati NTB dalam bidang pidana khusus.
5. Status Kasus dan Proses Penanganan
Kejati NTB telah mempelajari laporan dugaan gratifikasi Zamroni Aziz. Namun penyelidikan masih dalam tahap telaah laporan dan belum ada klarifikasi resmi terhadap semua pihak yang dituduh. Beberapa kasus juga sempat dihentikan karena tidak cukup bukti.
6. Klaim Pembelaan dari Pihak Kanwil Kemenag NTB
Kanwil Kemenag NTB membantah tuduhan mutasi jabatan eselon III mengandung praktek jual beli jabatan, juga membantah bahwa PPPK yang pindah tugas membayar pungutan. Mereka menyebut kemungkinan ada oknum yang mencatut nama Kakanwil untuk meminta uang.
Kasus Zamroni Aziz kini bukan hanya tentang viralnya video “lempar mikrofon”, melainkan juga tentang integritas pejabat publik di Kemenag NTB, rekam jejak keuangan, dan bagaimana dugaan gratifikasi serta pungutan liar ditangani aparat penegak hukum.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Mimpi Kuburkan Pasangan Disebut Tanda Selingkuh, Penjelasan Abah Romdhoni Viral
-
Nekat! Mobil MPV Angkut 12 Orang saat Lebaran, Bagasi Terbuka Ditutup Terpal
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat