SuaraSumbar.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan renovasi Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akan dilakukan secara total pada akhir 2025.
Proyek besar ini akan menggunakan anggaran Rp 150 miliar dari APBN dan mengacu pada standar Asian Football Confederation (AFC).
"Insya Allah tahun ini kita akan melakukan renovasi total Stadion Haji Agus Salim kebanggaan Ranah Minang," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dikutip dari Antara, Rabu (13/8/2025).
Renovasi mencakup perluasan tribun tertutup di sisi kiri dan kanan, penambahan ketinggian tribun timur, serta pemasangan kursi single seat. Nantinya, stadion yang berlokasi di jantung Kota Padang ini akan mampu menampung 15 ribu penonton.
"Insya Allah stadionnya akan jadi single seat dengan total kapasitas 15.000 penonton," ujar Andre.
Proses pengerjaan diperkirakan dimulai Desember 2025 dan rampung dalam waktu satu tahun. Selama proses renovasi, klub kebanggaan Sumbar, Semen Padang FC, akan bermarkas sementara di Jakarta.
Menurut Andre, renovasi dilakukan karena kondisi stadion yang sudah tidak layak. Stadion Haji Agus Salim dibangun pada 1985 dan menjadi kandang utama Semen Padang FC. Pada Liga 1 musim 2024-2025, stadion ini sempat direnovasi kecil sehingga beberapa laga dipindahkan ke Stadion PTIK Jakarta dan Stadion Utama Sumatera Barat.
"Stadion ini dari tahun 1980. Ini salah satu stadion yang dalam tanda kutip, paling busuk di kompetisi Liga 1, dan untuk itu kita perbaiki dan renovasi," tegas Andre.
Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumbar, Erasukma Munaf, menegaskan desain renovasi akan tetap mempertahankan bentuk gonjong pada tribun timur sebagai identitas arsitektur Minangkabau.
"Kita tidak banyak perubahan tapi semua konstruksi kita ganti," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan
-
Tips Bangun dari Tempat Tidur yang Aman untuk Cegah Nyeri Punggung
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota
-
7 Tanda Pertemanan Toxic yang Diam-Diam Menghancurkan Mental, Jangan Anggap Sepele!