Metode yang paling efektif saat gempa bumi adalah "Drop, Cover, and Hold On." Segera jatuhkan diri ke lantai, lindungi kepala dan leher dengan berlindung di bawah meja atau furnitur kuat, serta pegang erat-erat hingga guncangan berhenti.
3. Jauhi Jendela dan Benda Kaca
Jendela, cermin, dan benda kaca rentan pecah saat gempa bumi, yang dapat menyebabkan cedera serius akibat serpihan. Sebisa mungkin, hindari area dengan kaca dan cari tempat berlindung yang lebih aman.
4. Hindari Dinding dan Bangunan yang Lemah
Jika berada di dalam ruangan, jauhi dinding luar atau struktur yang rapuh. Bangunan dengan konstruksi lemah bisa roboh dan menyebabkan cedera fatal. Carilah tempat yang lebih kokoh untuk berlindung.
5. Berlindung di Bawah Perabotan yang Kokoh
Jika tidak bisa keluar dari bangunan, berlindunglah di bawah meja atau furnitur berat lainnya yang dapat melindungi dari benda jatuh. Pastikan perabotan tersebut cukup kuat untuk menahan beban.
6. Jika di Luar, Jauhi Bangunan dan Tiang Listrik
Saat gempa bumi terjadi di luar ruangan, segera menjauh dari gedung, tiang listrik, dan pohon besar yang berisiko roboh. Carilah area terbuka yang aman.
7. Jangan Gunakan Lift
Jangan pernah menggunakan lift untuk evakuasi saat gempa bumi karena dapat macet atau rusak akibat guncangan. Gunakan tangga darurat untuk keluar dari gedung dengan aman.
8. Tetap di Dalam Kendaraan Jika Sedang Berkendara
Jika sedang mengemudi saat gempa bumi, segera kurangi kecepatan dan berhenti di tempat yang aman. Hindari berhenti di dekat jembatan, terowongan, atau tiang listrik.
9. Waspada Tsunami Jika Berada di Pantai
Jika gempa bumi terjadi di dekat laut, segera jauhi pantai dan bergerak ke tempat yang lebih tinggi. Gempa besar dapat memicu tsunami yang berbahaya.
Berita Terkait
-
Tinjau Lokasi Terdampak, Gibran Minta Hal Ini jadi Prioritas Penanganan Banjir Bandang Solok
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan
-
Banjir Bandang Solok, Tito Pastikan Jalan Solok-Padang Kembali Normal
-
Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang
-
Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up