SuaraSumbar.id - Seorang pelajar berusia 14 tahun berinisial AMP nekat masuk ke sebuah kos-kosan perempuan di Kota Padang, Sumatera Barat, dan mencuri dua unit handphone.
Remaja yang dikategorikan sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) ini akhirnya diamankan Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang pada Minggu (16/2/2025) dini hari setelah dilakukan penyelidikan atas laporan korban.
Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Muhammad Yasin, mengatakan bahwa pencurian dengan pemberatan ini terjadi di Jalan Khatib Sulaiman, Gang Nurul Yaqin, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban Sadar Saat Mulutnya Ditutup Pelaku
Menurut laporan, korban Siti Nurhalima tengah tidur bersama temannya Tuti Elina ketika tiba-tiba merasakan ada yang menutup mulutnya sambil duduk di atas perutnya.
Korban langsung terbangun dan berteriak, melihat seorang laki-laki tak dikenal berada di dalam kamarnya. Pelaku kemudian melarikan diri, membangunkan temannya yang ikut terkejut dengan kejadian tersebut.
Saat mengecek barang-barang mereka, korban mendapati satu unit handphone OPPO A12 warna hitam biru miliknya sudah hilang, sementara handphone VIVO Y21 warna biru milik temannya juga raib.
Selain kehilangan barang, korban juga menemukan sebuah obeng yang tertinggal di kamar kos-kosan mereka, yang diduga digunakan pelaku untuk masuk.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3,7 juta dan langsung melaporkannya ke Polresta Padang.
Baca Juga: Prabowo Inisiasi Cek Kesehatan Gratis, Padang Pariaman Siap Meski Terkendala Alat
Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Diamankan
Setelah melakukan penyelidikan, Tim Klewang berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya.
"Pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti satu unit handphone OPPO A12 warna hitam biru," ujar AKP Muhammad Yasin.
Saat ini, AMP sedang menjalani proses hukum sesuai dengan perlakuan terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum. Polisi juga mengimbau kepada masyarakat, terutama penghuni kos-kosan, agar lebih waspada dan meningkatkan sistem keamanan guna mencegah tindak kejahatan serupa.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Prabowo Inisiasi Cek Kesehatan Gratis, Padang Pariaman Siap Meski Terkendala Alat
-
Modus Pinjam Berujung Maling! Motor Rp15 Juta Raib di Padang
-
Hujan Deras, Pohon Raksasa Tumbang di Padang, Jalan Sungai Pisang Tertutup
-
Ombudsman Temukan Ratusan Ijazah Siswa Ditahan di Sekolah-Sekolah di Padang
-
Preman Marketplace: 2 Pemeras Mahasiswa di Padang Diciduk Saat Jual Barang Curian di Facebook
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui