- AKBP AF batal dilantik sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar pada Selasa, 28 Juli 2026.
- Penundaan pelantikan terjadi karena AKBP AF diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap seorang Polwan.
- Wakapolda Sumbar menyatakan penundaan ini membuktikan penegakan hukum berlaku adil tanpa memandang pangkat.
SuaraSumbar.id - Perwira polisi berinisial AF batal dilantik menjadi Kabid Dokkes Polda Sumatera Barat, Selasa, 28 Juli 2026. Pria berpangkat AKPB itu diduga terlibat kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Polwan berpangkat Brigadir.
Wakapolda Sumbar Brigjen Solihin mengatakan pelantikan AKBP AF ditunda karena masih menjalani proses pemeriksaan.
"Sementara tidak dilantik. Menunggu proses pemeriksaan. Soal jabatan selanjutnya menjadi kewenangan Mabes Polri," kata Solihin kepada wartawan.
Menurutnya, keputusan itu menjadi bukti bahwa tidak ada perlakuan istimewa terhadap anggota Polri yang diduga melakukan pelanggaran.
"Pak Kapolri dan Pak Kapolda sudah tegas. Tidak ada yang ditoleransi. Semua sama di mata hukum, apa pun pangkatnya akan diproses," ujarnya.
Solihin menegaskan bahwa Polda Sumbar tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kendati demikian, apabila nantinya terbukti melakukan pelanggaran, anggota yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Semua sama. Tidak ada hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Siapa pun yang bermasalah akan diproses," tegasnya.
Terkait adanya penghentian penyelidikan pidana dalam perkara tersebut, Solihin meminta agar penjelasan lebih lanjut dikonfirmasi kepada Ditreskrimum Polda Sumbar selaku penyidik yang menangani perkara.
Ia juga menegaskan bahwa pihak yang merasa belum puas terhadap hasil penyelidikan memiliki hak untuk menempuh mekanisme hukum yang tersedia, termasuk mengajukan praperadilan.
"Silakan tanya ke Dirreskrimum. Kita semua jelas, dan jalur-jalur semua. Kalau ada yang merasa tidak puas, ada praperadilan, silakan terbuka. Siapa pun, kami tidak melakukan perbedaan atau diskriminasi," ujarnya.
Solihin kembali menegaskan bahwa penundaan pelantikan merupakan konsekuensi dari masih berlangsungnya proses pemeriksaan. Adapun keputusan mengenai penempatan jabatan selanjutnya akan menjadi kewenangan Mabes Polri setelah seluruh proses selesai.
"Sementara tidak dilantik. Menunggu proses. Nanti apakah mendapat jabatan atau bagaimana, itu menjadi kewenangan Mabes Polri. Dari sini kita menunggu hasil pemeriksaan," pungkasnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Ironi The Perfect Victim: Mengapa Korban Harus Sempurna untuk Layak Dibela?
-
ART Diduga Lecehkan Anak Berkebutuhan Khusus karena Dijanjikan Uang
-
Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol