SuaraSumbar.id - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kota Padang bersama KPU setempat melakukan penjemputan kekurangan surat suara untuk Pemilu 2024 di percetakan PT Temprina Grup, Semarang, Jawa Tengah.
Kekurangan ini meliputi surat suara untuk Pilkada Sumatra Barat dan Pilkada Kota Padang.
Ketua Bawaslu Padang, Eris Nanda, menjelaskan bahwa penjemputan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan surat suara tepat waktu menjelang hari pemungutan suara.
“Kami memastikan seluruh proses ini berjalan dengan baik dan tidak ada kekurangan surat suara pada hari pemungutan suara nanti,” ujar Eris dalam keterangan resmi pada Jumat (15/11/2024).
Eris menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu dalam proses ini bertujuan untuk mengawasi jalannya tahapan pemilu agar sesuai dengan prosedur dan bebas dari penyimpangan.
“Kami memastikan tidak ada surat suara yang disalahgunakan, dan seluruh proses distribusinya diawasi dengan transparan,” tambahnya.
Kekurangan surat suara menjadi perhatian serius karena logistik pemilu yang lancar sangat penting untuk memastikan seluruh pemilih dapat menggunakan hak pilih mereka tanpa kendala.
Ketua KPU Kota Padang, Dorri Putra, merinci bahwa kekurangan surat suara terjadi pada dua jenis pemilihan:
- Pilgub Sumatra Barat: Kekurangan satu kotak surat suara berjumlah 6.000 lembar, yang sedang dijemput ke KPU Provinsi Sumatra Barat.
- Pilkada Kota Padang: Kekurangan 1.200 lembar surat suara untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota.
“KPU Padang juga telah meminta tambahan surat suara untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Padang ke percetakan. Kami berharap semua kekurangan ini dapat segera diatasi,” jelas Dorri.
Baca Juga: Klaim Program Sudah Jalan, Petahana Hendri Septa Diserang Dua Penantang di Debat Pilkada Padang
Proses penjemputan ini merupakan bagian dari upaya memastikan logistik pemilu di seluruh wilayah terselenggara dengan baik.
Bawaslu dan KPU bekerja sama untuk mempersiapkan pemilu secara matang, agar tidak ada hambatan pada hari pemungutan suara.
“Kami meminta semua pihak untuk mendukung proses distribusi logistik pemilu ini agar berjalan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu 2024,” kata Dorri.
Dengan langkah ini, diharapkan semua surat suara dapat tiba tepat waktu, sehingga proses pemilu berjalan lancar tanpa kendala logistik.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Klaim Program Sudah Jalan, Petahana Hendri Septa Diserang Dua Penantang di Debat Pilkada Padang
-
Saling Serang Data Kemiskinan dan Pengangguran, Debat Pilkada Padang Panas
-
APK Bandel! Bawaslu-Satpol PP Padang Tertibkan Atribut Kampanye di Pohon dan Tiang Listrik
-
Debat Panas Pilkada Padang Malam Ini: Adu Gagasan Transformasi Kota
-
Pilkada Padang Kekurangan Ribuan Surat Suara, KPU Kejar Target Distribusi H-1
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung