SuaraSumbar.id - Suhu politik di Kota Pariaman semakin memanas menjelang Pilkada. Baru-baru ini, beredar isu yang menyebut anak perempuan Calon Wali Kota Pariaman, Genius Umar, ditangkap Satpol PP Bukittinggi dalam razia bersama seorang pria.
Kabar tersebut ramai diperbincangkan dan diyakini sebagai upaya pihak-pihak tertentu untuk menjatuhkan nama baik Genius Umar.
Menanggapi isu tersebut, Genius Umar melalui Tim Kuasa Hukumnya, Fadhli, dengan tegas membantah kabar tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah yang mencemarkan nama baik kliennya.
Fadhli menyatakan bahwa isu ini adalah serangan yang dilakukan oleh kubu lawan politik untuk mempengaruhi opini publik di tengah persaingan menuju Pilkada.
"Kami selaku kuasa hukum melihat itu sebagai fitnah dan telah mencemarkan nama baik bapak Genius Umar," ujar Fadhli, Selasa (5/11/2024).
Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah hukum untuk melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi tersebut.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Bukittinggi, Joni Veri, turut membantah kabar tersebut. Menurutnya, tidak ada pengamanan terhadap anak Genius Umar dalam operasi yang dilakukan pihaknya.
“Benar bahwa ada beberapa orang yang bertanya kepada kami soal nama itu (anak Genius). Secara nyata sudah saya sampaikan bahwa nama yang dituduhkan itu tidak ada,” tegas Joni kepada Sumbarkita.
Joni juga menambahkan bahwa setiap orang yang terjaring dalam razia selalu tercatat dengan baik, dan data tersebut terjaga keamanannya.
“Jika ada yang mengatakan dapat informasi A1 dari Kasat Pol PP terkait isu tersebut, itu adalah informasi yang keliru,” pungkasnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
15 ASN Pemkot Pariaman Dilaporkan ke Bawaslu, Terjerat Dugaan Pelanggaran Netralitas Pilkada Serentak 2024
-
12 Mamalia Laut Ditemukan di Kawasan Konservasi Pulau Pieh Kota Pariaman, Paling Banyak Lumba-lumba
-
Bangkai Paus Terdampar di Pariaman Sedang Diteliti, Ini Penjelasan KKP
-
ASN dan Wali Nagari di Padang Pariaman Diadukan ke Bawaslu, Diduga Langgar Netralitas
-
Palapa, Angkutan Umum Baru Sumbar Hubungkan 3 Kota
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia