SuaraSumbar.id - Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Rezka Oktoberia, mengungkapkan dukungannya terhadap wacana pemindahan ibu kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dari Kota Padang ke Kota Payakumbuh.
Pemindahan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mitigasi bencana dan pendorong pembangunan yang lebih merata di wilayah tersebut.
Menurut Rezka, pemindahan ibu kota provinsi bukan sekadar perpindahan administratif, tetapi juga upaya untuk menciptakan kesempatan pembangunan yang lebih merata, aman, dan modern.
“Ini bukan hanya soal pemindahan pusat pemerintahan, tapi juga tentang bagaimana kita bisa mengakselerasi pembangunan secara lebih luas,” ujar Rezka, dikutip hari Rabu (18/9/2024).
Selama ini, Kota Padang sebagai ibu kota Sumbar dikenal rawan terhadap bencana alam seperti gempa dan tsunami.
Sementara itu, Kota Payakumbuh, yang terletak lebih dekat dengan provinsi Riau, dianggap memiliki akses ekonomi yang strategis dan kondisi geografis yang lebih aman.
Rezka menambahkan bahwa meskipun belum ada pembicaraan resmi mengenai hal ini di Komisi II DPR RI, ia dan rekan-rekannya di Fraksi Demokrat sangat mendukung inisiatif ini jika benar akan dilaksanakan.
“Kami mendukung penuh jika ada upaya nyata untuk memindahkan ibu kota Sumbar ke Payakumbuh sebagai bagian dari strategi pembangunan regional,” tegasnya.
Wacana pemindahan ibu kota Provinsi Sumbar telah lama beredar di kalangan pemangku kepentingan dan masyarakat.
Baca Juga: Pembunuh Nia Penjual Gorengan Ternyata Sempat Dipenjara saat Masih Kecil
Diharapkan dengan pemindahan ini, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengurangan risiko bencana, sekaligus memperkuat infrastruktur dan layanan publik di Kota Payakumbuh dan sekitarnya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Pembunuh Nia Penjual Gorengan Ternyata Sempat Dipenjara saat Masih Kecil
-
Saksi: Pelaku Sempat Buntuti Nia Penjual Gorengan Sebelum Membunuh
-
Dua Gerai Baru di Mall Pelayanan Publik Padang Permudah Urusan SKCK dan Izin Keramaian
-
Lalu Lintas Padang-Painan Kembali Normal Usai Evakuasi Pohon Durian Tumbang
-
KPU Padang Cari Ribuan KPPS dan PAM TPS Pilkada 2024, Mulai Hari ini Sampai 28 September
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung