SuaraSumbar.id - Polresta Padang meminta korban kasus dugaan pelecehan di lingkungan kampus membuat laporan ke polisi. Dengan begitu, kasus tersebut bisa ditindaklanjuti secara hukum.
"Korban kami harapkan segera membuat laporan agar kasus yang terjadi bisa ditindak lanjuti secara hukum," kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Deddy Adriansyah Putera, Kamis (1/8/2024).
Dia mengatakan, proses hukum dalam kasus dugaan pelecehan seksual ataupun asusila tetap diperlukan sekalipun di suatu kampus sudah ada tim internal untuk menangani permasalahan yang demikian. Sebab, proses hukum dilakukan demi mewujudkan adanya rasa keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan dalam masyarakat.
"Pada sisi lain proses penegakan hukum yang dilakukan dalam juga demi melindungi kepentingan dan hak-hak dari korban itu sendiri," katanya.
Menurutnya, Polresta Padang beserta jajaran akan menjamin kerahasiaan serta identitas setiap korban yang melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual.
Deddy mengimbau kepada korban dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus yang ada di wilayah hukum Polresta Padang agar melapor.
"Kami tidak ingin menyebut nama kampus tertentu, intinya kalau ada yang merasa menjadi korban pelecehan silahkan untuk melapor dan pasti kami tindak lanjuti," katanya.
Pelaporan korban bisa dilakukan dengan datang sendiri atau diwakili oleh kuasa hukum serta didampingi oleh pihak keluarga.
Diketahui, saat ini keributan dugaan kasus dugaan pelecehan oknum dosen ke mahasiswi terjadi UIN Imam Bonjol Padang. Namun, proses penyelidikannya masih dilakukan oleh pihak kampus. (Antara)
Berita Terkait
-
Diciduk di Kota Padang, Begini Kronologi Penangkapan Pelaku Penyebar Video Syur Mirip Anak David Bayu
-
Dokter Richard Lee Bakal Diperiksa Polisi, Buntut Heboh Rekayasa Pencurian di Klinik Athena Padang
-
Heboh Rekayasa Kasus Pencurian di Klinik Athena Padang, Dokter Richard Lee Dalangnya?
-
Kapolres Sebut Ledakan di RS Semen Padang Diduga Akibat Instalasi AC
-
Detik-detik Perempuan di Padang Diculik Mantan Pacar, Korban Digendong Dipaksa Masuk Mobil
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah
-
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
-
CEK FAKTA: Tautan Pendaftaran CPNS Dinas Perhubungan 2026 Viral di Medsos, Benarkah Resmi Dibuka?
-
Kondisi Nenek Saudah Penolak Tambang di Pasaman yang Dianiaya, Masih Dirawat di RS
-
Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas, Menag Era Jokowi Resmi Tersangka Korupsi Kuota Haji