SuaraSumbar.id - Partai Gerindra telah menetapkan 11 bakal calon Gubernur dan 9 bakal calon wakil Gubernur untuk Pilkada 2024 di 11 provinsi. Penetapan ini mencakup kader Gerindra yang akan maju sebagai Cagub maupun Cawagub.
Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengungkapkan bahwa seluruh calon yang mendapatkan SK resmi telah melalui proses seleksi yang ketat dan pertimbangan matang.
SK tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani.
“Sampai sekarang sudah ada 11 pasangan yang dikeluarkan SK-nya oleh Partai Gerindra di 11 provinsi. Tak menutup kemungkinan juga akan menyusul di beberapa provinsi lainnya. Gerindra tentu ingin menghadirkan calon-calon terbaik dalam bersaing pada Pilkada serentak di Indonesia,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade, Kamis (18/7/2024).
Andre menegaskan bahwa keputusan ini diambil oleh Prabowo Subianto untuk mengajukan kandidat yang dianggap mampu mewakili provinsi, kabupaten, dan kota.
Mengingat waktu yang singkat sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Agustus 2024 dan pencoblosan pada 27 November 2024, Gerindra memastikan kesiapan calon-calon mereka.
“Waktu yang sudah singkat membuat Gerindra memastikan segera nama-nama yang akan diusung. Juga memastikan kelengkapan partai koalisi agar bisa langsung didaftarkan ke KPU. Insya Allah, nama-nama yang sudah ada SK-nya ini akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan memenangkan kontestasi,” lanjut Andre.
Para kandidat yang telah menerima mandat diharapkan segera bekerja keras dan terjun ke masyarakat untuk mengusung program-program yang membawa kemajuan daerah.
“Pesan ini disampaikan Pak Prabowo kepada semua kandidat yang sudah menerima SK. Juga kepada semua kader Gerindra agar memperjuangkan kemenangan pada Pilkada serentak ini,” tambah Andre.
Berikut adalah daftar calon yang telah ditetapkan oleh Gerindra untuk Pilgub di beberapa provinsi:
Sumatera Barat: Incumbent Mahyeldi Ansharullah (PKS) sebagai Cagub dan Vasko Ruseimy (Gerindra) sebagai wakilnya.
Sulawesi Utara: Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Yulius Selvanus sebagai Cagub (Cawagub belum ditunjuk).
Sumatera Utara: Bobby Nasution sebagai Cagub dan Bupati Asahan Surya sebagai wakilnya.
Kalimantan Timur: Rudy Mas'ud sebagai Cagub dan Seno Aji sebagai Cawagub.
Lampung: Rahmat Mirzani Djausal sebagai Cagub (Cawagub belum ditunjuk).
Berita Terkait
-
Mahyeldi Ngaku Belum Dapat Mandat Tertulis Maju Pilgub Sumbar 2024 Bareng Vasco Ruseimy: Keputusan di Tangan Pusat!
-
Perbaikan Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Baru 40 Persen, Tidak Semua Kendaraan Bisa Melintas Mulai 21 Juli 2024
-
Mahyeldi soal Vasco Ruseimy: Anak Muda Sumbar Punya Nyali dan Kompetensi
-
Terungkap! Alasan PKS Pilih Vasco, Bukan Audy Dampingi Mahyeldi di Pilgub Sumbar 2024
-
PKS Bantah Mahyeldi Tinggalkan Audy di Pilgub Sumbar 2024
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui