SuaraSumbar.id - Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Padang, Yusri Latief, mengklarifikasi bahwa partainya belum memutuskan dukungan terhadap calon kepala daerah untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Padang 2024.
Hal ini disampaikan menanggapi beredarnya flayer yang menampilkan Miko Kamal dan Ibrahim Irwan Prayitno sebagai calon yang didukung oleh PKB.
"Belum ada keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB," jelas Yusri Latief, menanggapi isu yang berkembang.
Flayer yang beredar di berbagai grup WhatsApp pada Senin (15/7/2024) itu menampilkan gambar kedua bakal calon tersebut bersama lambang beberapa partai politik termasuk PKS, PKB, PDIP, dan Partai Umat.
Miko Kamal, yang namanya termasuk dalam flayer tersebut, mengakui bahwa pembicaraan politik memang sedang berlangsung, namun masih jauh dari keputusan final.
"Saya memang bertemu dengan tokoh utama PKS pada Sabtu, 13 Juli 2024. Kami membincangkan banyak hal terkait Pilkada Kota Padang, tetapi belum sampai pada tahap memutuskan nama," ungkap Miko Kamal.
Miko Kamal juga menambahkan bahwa flayer tersebut bisa jadi merupakan inisiatif dari pendukungnya atau arus bawah PKS di kota Padang yang mendukung pencalonan dirinya bersama Ibrahim Irwan Prayitno.
"Mungkin juga sebagai bentuk protes kader PKS yang tidak menginginkan proses kaderisasi partai dari daerah jadi rusak," tambahnya.
Ibrahim Irwan Prayitno, yang disebut dalam flayer tersebut, dikenal sebagai kader muda PKS yang cerdas dan berpotensi menjadi pemimpin masa depan. Ia telah berkiprah di tingkat nasional sebagai salah satu juru bicara Anies-Muhaimin pada Pilpres lalu.
Baca Juga: Pisah Kapal di Pilkada 2024, Gubernur Mahyeldi: Hubungan dengan Audy Tetap Dekat
DPC PKB Padang menegaskan bahwa keputusan dukungan untuk calon kepala daerah akan ditetapkan oleh DPP PKB dan menghimbau agar publik menunggu pengumuman resmi dari partai.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Pisah Kapal di Pilkada 2024, Gubernur Mahyeldi: Hubungan dengan Audy Tetap Dekat
-
Miko Kamal Buka Suara Soal Isu Duet dengan PKS di Pilkada Padang 2024
-
Heboh Foto Duet Miko-Ibrahim untuk Pilwako Padang 2024, Benarkah?
-
Mahyeldi Cerita Kronologi Kenapa Vasco Ruseimy Jadi Pendampingnya
-
Mengejutkan! Mahyeldi Buka Suara Soal Vasco Ruseimy Jadi Pendamping di Pilgub Sumbar 2024
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen