SuaraSumbar.id - Polres Kepulauan Mentawai telah berhasil menangkap dua pria, Paulinus (39) dan Hermes Sanjaya (30), pada Kamis (13 Juni 2024) terkait dengan kasus pencurian handphone dan uang tunai.
Paulinus, yang berasal dari Dusun Getaet Desa Matobe, Kecamatan Sipora Selatan, dan Hermes, dari Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, kini harus menghadapi proses hukum atas perbuatannya.
Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kehilangan handphone dan uang tunai sebesar Rp1,5 juta pada tanggal 2 Juni 2024.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Mentawai langsung melakukan penyelidikan dan pelacakan terhadap keberadaan handphone yang hilang.
"Kami mendapatkan lokasi handphone berada di KM 5 Desa Tuapejat. Setelah melakukan penyisiran di area tersebut, kami menemukan bahwa handphone tersebut berada di tangan Hermes Sanjaya," ujar AKP Hardi Yasmar, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Mentawai.
Dalam pemeriksaan, Hermes mengaku mendapatkan handphone tersebut dari Paulinus sebagai jaminan untuk uang yang dipinjam.
"Handphone tersebut merupakan jaminan dari uang yang dipinjam oleh Paulinus," tambah Hardi Yasmar.
Polisi kemudian bergerak cepat menangkap Paulinus di kediamannya. "Paulinus berhasil ditangkap tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Kepulauan Mentawai untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," lanjut Hardi Yasmar.
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Retno, melalui Hardi Yasmar, menegaskan bahwa kedua pelaku diancam dengan hukuman penjara di atas lima tahun sesuai dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian.
Baca Juga: Mentawai Siap Sambut Turis Aussie! Penerbangan Langsung Dibuka 2025
Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kepulauan Mentawai, khususnya menjelang dan selama periode liburan, di mana kasus pencurian sering meningkat.
Polres Kepulauan Mentawai mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melapor ke pihak berwajib jika mengalami atau menyaksikan tindak kriminal.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Mentawai Siap Sambut Turis Aussie! Penerbangan Langsung Dibuka 2025
-
WNA Asal Amerika Tewas di Mentawai, Hilang Saat Berselancar
-
Bobol Ruko Tak Sadar Terekam CCTV, Nelayan di Pasaman Barat 'Dijemput' Polisi
-
Heboh Klinik Athena Milik Richard Lee di Padang Digondol Maling, Polisi Sebut Kasus Damai
-
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Daerah Terluar Indonesia, BI Sumbar Edarkan Rp 3 Miliar ke Mentawai
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia