SuaraSumbar.id - Polres Pasaman Barat telah berhasil menangkap seorang nelayan berinisial TH (30) atas dugaan tindak pidana pencurian.
Penangkapan terjadi di Jorong Padang Halaban, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, pada Minggu (12/5/2024) sekitar pukul 17.45 WIB.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, melalui Kasat Reskrim AKP Fahrel Haris, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/122/V/2024/SPKT RES PASBAR.
"Pelaku ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan hasil penyelidikan yang kami lakukan," ujar AKP Fahrel Haris, Selasa (14/5/2024).
Insiden pencurian yang melibatkan TH terjadi pada Sabtu malam (11/4/2024) di sebuah rumah toko (ruko) milik korban bernama Nurmatias.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku terlihat menjalankan aksi pencurian di ruko tersebut.
"Kami mendapatkan rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku saat beraksi, serta keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian," lanjut Fahrel Haris.
Penangkapan TH berlangsung di rumahnya tanpa perlawanan. Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan dua unit handphone merek Nokia, satu unit senter, sebuah tas, dan uang tunai sebesar Rp1.040.000.
"Barang-barang ini kami duga hasil dari tindak pidana yang dilakukan pelaku," tambahnya.
Dari pemeriksaan awal, TH mengakui bahwa ia melakukan pencurian dengan mencongkel jendela samping ruko menggunakan obeng dan linggis.
Lebih lanjut, polisi mengungkapkan bahwa TH merupakan residivis yang pernah terlibat dalam kasus penganiayaan pada tahun 2021.
Saat ini, TH telah dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) dan ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang dapat diancam dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Banjir di Pasaman Barat Paksa Siswa SD Melakukan Ujian Akhir Sekolah di Masjid
-
Rawan Longsor dan Amblas, Polres Pasbar Minta Pengendara Hati-hati di Jalur Simpang Empat-Talamau
-
Mau Ikut Pilkada Pasaman Barat, Tuanku Mustika Yana Daftar ke 5 Partai Politik
-
14 Nama yang Daftar Peserta Pilkada di PKB Pasaman Barat, Ini Orang-orangnya
-
Buron Kasus Korupsi Dana Desa, Eks Bendahara Nagari di Pasaman Barat Akhirnya Ditahan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian