SuaraSumbar.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.0 mengguncang wilayah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, pada Senin (10/6/2024) sekitar pukul 05:54 WIB.
Menurut Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, gempa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Sianok, patahan aktif yang terletak di Sumatera Barat.
Episenter gempa terletak di darat pada jarak 15 km barat laut dari Padang Panjang dengan kedalaman hanya 10 km. Getaran gempa terasa di beberapa wilayah di Padang Panjang dengan intensitas III MMI, yang menyebabkan getaran dirasakan seperti truk yang melintas.
Di wilayah Bukittinggi, Padang Pariaman, dan Agam, intensitas getaran gempa berkisar antara II hingga III MMI, di mana getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bisa terlihat bergoyang.
Meskipun intensitasnya terasa signifikan, belum ada laporan kerusakan yang serius akibat gempa ini.
"Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan yang signifikan akibat gempa," kata Suaidi Ahadi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga tidak mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan yang mungkin terjadi.
Suaidi Ahadi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.
"Jika merasakan gempa bumi, segera berlindung di bawah meja atau benda kokoh lainnya dan hindari bangunan yang retak atau rusak," ujarnya.
Baca Juga: Ditegur Tapi Tak Dijawab, Keponakan Bacok Paman Sendiri Pakai Katana
Masyarakat juga disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal mereka dan memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan.
"BMKG terus memantau perkembangan situasi dan akan mengeluarkan informasi terbaru jika diperlukan. Pastikan Anda mendapatkan informasi resmi hanya dari BMKG," pungkasnya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Ditegur Tapi Tak Dijawab, Keponakan Bacok Paman Sendiri Pakai Katana
-
Mahyeldi Pertimbangkan Bangun Jalan Alternatif Penghubung Padang Pariaman - Padangpanjang
-
Pemko Padang Panjang Pasang Pipa Darurat, Pulihkan Sambungan Air Akibat Banjir
-
BMKG Tambah Sensor Monitoring Gempa di Segmen Sianok, Ini Alasannya
-
Pemkot Padang Panjang Sumbar Perpanjang Masa Tanggap Darurat 14 Hari
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan