Lobus frontal adalah lokasi umum terjadinya tumor otak primer dan metastatik, yang sering menyebabkan kelemahan motorik pada wajah atau anggota tubuh kontralateral.
- Masalah bahasa
Tumor pada lobus frontal inferior atau temporal superior pada belahan otak dominan sering kali menyebabkan kesulitan berbahasa.
- Masalah penglihatan
Tumor otak dapat menyebabkan masalah penglihatan yang berbeda tergantung pada bagian mana dari jalur penglihatan yang terlibat. Masalah penglihatan yang terjadi dapat berupa skotoma hingga kebutaan monokular, cacat penglihatan, dan penglihatan ganda.
- Kejang
Serangan baru atau peningkatan frekuensi maupun tingkat keparahan kejang bisa jadi merupakan tanda perkembangan tumor.
- Mual dan muntah
Mual dan muntah bisa jadi merupakan tanda peningkatan tekanan intrakranial pada pasien tumor otak, dan paling sering terjadi pada pasien dengan tumor fossa posterior. [Antara]
Berita Terkait
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz