SuaraSumbar.id - Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) di Sumatera Barat telah berhasil menyalurkan bantuan senilai hampir Rp3,5 miliar untuk mendukung Palestina, terutama mengingat kondisi perang yang berlangsung sejak Oktober 2023.
Darman, Bendahara KNRP Sumbar, mengungkapkan bahwa donasi tersebut dikumpulkan dari berbagai elemen masyarakat termasuk lembaga dan pemerintah.
“Sejak terakhir kali disalurkan pada Januari 2024, pengumpulan donasi masih terus berlangsung,” ujar Darman saat Aksi Solidaritas Bela Palestina di depan Kantor Gubernur Sumbar pada Minggu (9/6/2024).
KNRP, yang berdiri sejak tahun 2006, fokus pada penggalangan dana untuk Masjid Al Aqsha dan isu kemanusiaan lainnya di Palestina.
Dalam kesempatan yang sama, Darman juga menyampaikan bahwa KNRP bertindak sebagai penyalur dan bukan pengelola dana, memastikan transparansi dengan mengirimkan bukti penyaluran langsung kepada para donatur.
Masyarakat yang ingin berkontribusi dapat mengunjungi Kantor KNRP Sumbar di Tunggul Hitam, Kota Padang atau melalui website resmi KNRP Sumbar.
Pada hari yang sama, aksi solidaritas yang melibatkan ribuan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat dan Koalisi Masyarakat Sumbar juga digelar.
Mereka mengecam serangan Israel terhadap camp pengungsian Rafah di Jalur Gaza Selatan.
Massa aksi memulai long march dari Masjid Raya Sumbar menuju Kantor Gubernur Sumbar sejak pukul 08.30 WIB, menyerukan dukungan untuk Palestina dengan slogan ‘All Eyes on Rafah’ dan ‘Free Palestine’.
Baca Juga: Dua Pria dan Satu Waria di Pariaman Sumbar Didenda Rp 1 Juta
Kegiatan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan masyarakat Sumatera Barat untuk mendukung Palestina dalam menghadapi situasi konflik yang berkepanjangan dan memperkuat gerakan global untuk kemerdekaan Palestina.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Dua Pria dan Satu Waria di Pariaman Sumbar Didenda Rp 1 Juta
-
Pemkab Tanah Datar Akhiri Masa Tanggap Darurat Banjir Lahar Dingin, Masuk Masa Transisi Darurat
-
Pencarian 10 Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar yang Masih Hilang Dihentikan
-
Antisipasi Penurunan Produksi Padi Akibat Bencana, Ini yang Dilakukan Sumbar
-
Korupsi Dana Alat Praktik SMK, 7 Tersangka Diperiksa Kejati Sumbar
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia