SuaraSumbar.id - Banjir lahar dingin telah melanda berbagai daerah di aliran sungai yang mengalir dari Gunung Marapi, menyebabkan kepanikan dan kerusakan signifikan, terutama di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam.
Kejadian ini terjadi pada Jumat (5/4/2024) sore, mengevakuasi ribuan warga dari rumah mereka.
Berdasarkan pantauan, aliran sungai yang biasanya jernih berubah menjadi gelap, menandakan adanya campuran abu vulkanik yang kemungkinan berasal dari erupsi Gunung Marapi.
Banjir ini tidak hanya merendam rumah-rumah warga tetapi juga merusak infrastruktur vital, termasuk memutuskan arus lalu lintas utama daerah tersebut.
Warga setempat, Riki, menjelaskan air sungai sudah terlihat meningkat sejak sore hari, namun tidak ada yang menduga akan terjadi banjir bandang yang begitu cepat dan menghancurkan.
"Air sudah besar sebelumnya, tapi kemudian tiba-tiba saja semakin meluap dan menyebabkan banjir bandang," kata Riki.
Upaya pencarian dan penyelamatan korban sedang dilakukan untuk membantu warga yang terdampak. Sementara akses ke beberapa area masih terhalang akibat kerusakan infrastruktur.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Terjang Wilayah Sumbar, Jalur Utama Padang-Bukittinggi Tak Bisa Dilewati
-
BMKG: Waspadai Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau!
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburan Abu Vulkanik Capai 1,5 Kilometer
-
Museum Buya Kelahiran Buya HAMKA di Agam Dibenahi Jelang Libur Lebaran Idul Fitri 2024
-
Kelompok Tani di Agam Kembangkan Padi Organik, Biaya Produksi Murah Sekali
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi