SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, telah menyampaikan rencana Pemprov Sumbar untuk mengubah nama Masjid Raya Sumbar menjadi nama Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi kepada keluarga ulama besar Masjidil Haram dari Tanah Minang itu. Hasilnya, mereka menyambut baik usulan tersebut.
"Alhamdulillah, niat baik kita mendapat restu dan sambutan positif dari pihak keluarga besar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Mereka setuju dan bahkan menyatakan akan hadir langsung pada acara peresmian nantinya," kata Mahyeldi, Kamis (4/4/2024).
Mahyeldi dan rombongan bersilaturahmi dan buka puasa bersama dengan keluarga besar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi di Kota Mekkah, Arab Saudi pada Selasa (2/4/2024).
Menurut Mahyeldi, peresmian pengantian nama Masjid Raya Sumbar menjadi Masjid Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi akan berlangsung tanggal 1 Muharram 1446 H atau bertepatan dengan 8 Juli 2024.
Sebelumnya dalam berbagai kesempatan rencana tersebut juga telah disosialisasikannya kepada seluruh pihak terkait di Sumbar.
"Artinya, saat ini sudah tidak ada masalah. Kita tinggal mempersiapkan segala kebutuhan administrasinya. Semoga semuanya dapat berjalan sesuai harapan," kata Mahyeldi.
Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili oleh menantu dari cucu Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Muhammad Bahjad mengatakan, keluarganya menyambut baik rencana Pemprov Sumbar untuk mengabadikan nama kakeknya sebagai nama salah satu masjid terbesar di Sumbar.
Muhammad Bahjad mengatakan bahwa keluarga besarnya juga berencana akan lebih memperkuat hubungan silaturahmi dengan daerah asal kakeknya tersebut. Bahkan menurutnya, seluruh keluarga siap untuk menjadi duta Sumbar di Arab Saudi.
"Alhamdulillah, silaturahmi yang sempat terputus akan kembali tersambung, kami sangat bersyukur dan terharu dengan itu. InsyaAllah kami semua juga siap untuk menjembatani upaya penguatan kerjasama Sumbar dengan Arab Saudi," ucap Muhammad Bahjad.
Terkait dengan rencana peresmian pemakaian nama Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi sebagai nama salah satu masjid terbesar di Sumbar, Muhammad Bahjad menyatakan pihak keluarga akan hadir langsung dalam jumlah besar, sebab selain mengikuti acara tersebut, keluarganya juga direncanakan akan mengisi sejumlah kegiatan lainnya di Sumbar.
"InsyaAllah kami akan datang dalam jumlah besar pada tanggal 1 Muharram nanti ke Sumbar. Selain menghadiri peresmian penggantian nama masjid, insyaAllah kami juga akan mengikuti sejumlah agenda lainnya di Sumbar nanti," terangnya.
Diketahui, saat ini keluarga besar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi tidak hanya beprofesi sebagai ulama. Tapi juga banyak yang berkiprah sebagai guru besar di beberapa perguruan tinggi di Arab Saudi. Selain itu, juga ada yang berprofesi sebagai dokter dan pengusaha. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung, Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Bencana Susulan
-
Dana Transfer Dipangkas, Gubernur Sumbar Minta Pusat Ambil Alih Gaji ASN Daerah Rp373 T!
-
Berapa UMP Sumbar 2025? Kenaikannya Tak Sampai Rp 200 Ribu!
-
Adu Kekayaan Vasko Ruseimy dan Ekos Albar, 2 Cawagub Sumbar Warga Jakarta dan Tak Memilih di Pilgub Sumbar 2024!
-
Beda Kekayaan Mahyeldi vs Epyardi Asda Bak Bumi dan Langit, Siapa Calon Gubernur Sumbar 2024 Paling Tajir?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen