SuaraSumbar.id - Gubernur Sumbar Mahyeldi merespon kenaikan harga tiket pesawat Jakarta-Padang yang bahkan tembus Rp 5 juta pada bulan April 2024 atau mendekati Lebaran Idul Fitri 1445 H.
Mahyeldi berjanji akan meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menelusuri dan memanggil pihak maskapai terkait kenaikan yang super tinggi itu.
"Hasil rekomendasi rapat tentang inflasi kemarin, Kemenhub perlu berkoordinasi dengan pihak maskapai kenapa harga tiket pesawat ke Padang saja yang tinggi," kata Mahyeldi, Kamis (21/3/2024).
Menurut Mahyeldi, lonjakan harga tiket pesawat tersebut sekaligus juga mencerminkan tingginya minat masyarakat terutama para perantau untuk berkunjung ke Ranah Minang saat libur Lebaran.
"Jadi, kemarin itu kami mengusulkan agar harga tiket pesawat ini betul-betul dikontrol," katanya.
Menurut Buya Mahyeldi, jika pemerintah atau pemangku kepentingan tidak mengontrol atau mengawasi lonjakan harga tiket pesawat, maka hal tersebut akan berdampak langsung pada inflasi Provinsi Sumbar pascalibur Idul Fitri.
Selain pengawasan harga tiket pesawat Pemerintah Provinsi Sumbar juga berharap Kemenhub bersama pihak maskapai mempertimbangkan penambahan penerbangan ke Ranah Minang.
Gubernur menyakini jumlah pemudik pada Idul Fitri 1445 Hijriah yang bertolak ke Padang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akan meningkat drastis.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi keterbatasan kuota dan lonjakan harga tiket yang signifikan, Gubernur Sumbar berharap pihak maskapai mempertimbangkan penambahan jumlah penerbangan atau extra flight ke Ranah Minang.
Terakhir bagi masyarakat yang tidak memungkinkan mudik lewat jalur udara atau laut, Gubernur mengimbau pemudik untuk memanfaatkan jalur darat melalui jalan tol.
"Jalur darat ini juga alternatif ketika mudik. Apalagi, dengan adanya tol perjalanan sudah semakin cepat," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung, Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Bencana Susulan
-
Harga Tiket Pesawat Meroket Meski Pemerintah Bilang Ada Diskon Nataru, Apa yang Terjadi?
-
Singapura Cari Cuan dari Pajak Karbon di Sektor Penerbangan, Harga Tiket Pesawat Siap-siap Naik
-
Inaca Ingin Pemerintah Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Dinilai Harga Tiket Bisa Turun
-
Harga Tiket Pesawat Rute MedanJakarta Termurah hingga Termahal Juni 2025
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Kamis 26 Februari 2026, Lengkap dengan Penjelasan Batas Sahur
-
Jadwal Imsak Kota Padang Kamis 26 Februari 2026, Boleh Makan Setelah Imsak?
-
Berapa Nisab Zakat Penghasilan 2026? Ini Penjelasannya
-
4 Cara Cek Skincare Aman BPOM, Pastikan Produk Legal dan Bebas Bahan Berbahaya!
-
Kronologi Warga Dharmasraya Tewas Tertimpa Pohon Sawit Saat Replanting, Polisi Turun Tangan