SuaraSumbar.id - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menanggapi santai pidato kemenangan pasangan Prabowo-Gibran yang unggul dalam hasil hitung cepat atau quick count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Ganjar menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil rekapitulasi resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum mengambil kesimpulan apakah Pilpres 2024 berlangsung dalam satu putaran atau tidak.
"Ya kita belum hehe, Kita tunggu dulu," kata Ganjar Pranowo, Kamis (15/2/2024).
Ia menambahkan, tim pemenangan serta partai politik pengusung dan pendukung masih sibuk menghimpun laporan penghitungan suara dari berbagai daerah.
“Jadi kita evaluasi, termasuk laporan-laporan dari daerah,” ujar Ganjar.
Penghitungan cepat dari enam lembaga survei memang menempatkan pasangan Prabowo-Gibran di posisi terdepan, diikuti oleh Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
Menurut LSI Denny JA, Prabowo-Gibran memperoleh 58,77 persen suara, Anies-Muhaimin 24,31 persen, dan Ganjar-Mahfud 16,91 persen dengan suara masuk hingga pukul 16.30 WIB mencapai 82,55 persen.
Data serupa dari Poltracking dan Indikator Politik Indonesia juga menunjukkan keunggulan Prabowo-Gibran dengan margin yang signifikan terhadap dua pasangan calon lainnya.
Meskipun demikian, Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa data quick count bukan merupakan hasil resmi Pemilu 2024, melainkan hanya analisis dan informasi sementara.
Baca Juga: Anies-Cak Imin Kalah Quick Count, Nasdem Belum Mau Rekonsiliasi dengan Prabowo-Gibran
Hasil resmi Pemilu 2024 akan ditentukan melalui rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU dari tanggal 15 Februari hingga 20 Maret 2024.
Sampai saat itu, Ganjar dan timnya memilih untuk menunggu dan mengumpulkan semua laporan yang ada sebelum membuat kesimpulan lebih lanjut.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Anies-Cak Imin Kalah Quick Count, Nasdem Belum Mau Rekonsiliasi dengan Prabowo-Gibran
-
Unggul di Nasional, Prabowo-Gibran Akui Kekalahan di Sumatera Barat
-
Real Count KPU, Anies-Cak Imin Unggul di Sumbar Tapi Terus 'Ditempel' Ketat Prabowo-Gibran
-
Real Count KPU Kamis Siang, Prabowo-Gibran Unggul di Pasaman Barat
-
Analis: Quick Count Bukan Akhir Pilpres 2024
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen