SuaraSumbar.id - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), rutin menggelar penggeledahan blok hunian dan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada 1 Januari 2024 lalu.
Kepala Rutan Kelas II B Painan, Sarwono mengatakan, penggeledahan blok hunian dan tes urine guna meningkatkan deteksi dini dan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di rutan.
“Para kamar hunian WBP diperiksa satu persatu dengan teliti oleh para petugas keamanan Rutan Painan, secara acak warga binaan di lakukan tes urin oleh jajaran keamanan dan ketertiban kamtib,” kata Sarwono, Jumat (2/2/2024).
Penggeledahan blok kamar hunian para warga binaan, petugas keamanan yang dipimpin oleh Kepala Pengamanan Rutan Syafril beserta jajaran menyisir satu persatu blok hunian kamar WBP.
Hal itu merupakan bentuk penegasan komitmen Rutan Kelas IIB Painan dalam mewujudkan zero Hanphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar).
“Penggeledahan berlangsung dengan aman dan kondusif, kita cek blok hunian satu persatu dan kita tes urin beberapa warga binaan, hasilnya negatif,” katanya.
Selain itu, selama razia berlangsung pihaknya juga tidak mendapatkan Narkoba atau handphone dan barang berbahaya lainnya.
Ia mengatakan Kegiatan penggeledahan maupun razia dan tes urin baik WBP kadang dilakukan dadakan atau insidentil.
“Saya apresiasi jajaran keamanan yang selalu waspada dan siaga baik dari p2u saat petugas pemeriksaan titipan barang makanan maupun pemeriksaan blok hunian WBP dan giat razia secara rutin” ujarnya.
Ia mengatakan berkat komitmen semua jajaran di Rutan Painan.
"Setelah giat kami juga mengumpulkan warga binaan untuk memberikan pengarahan langsung agar tetap menjaga kondusifitas serta berkomitmen untuk mewujudkan zero Halinar di lingkungan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Painan,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemkab Agam Rutin Sidak Harga Bahan Pokok Jelang Pemilu 2024, Ini Alasannya
-
Tour de Singkarak Bakal Digelar Lagi dengan Konsep Baru
-
Pangdam I/BB Siapkan 15 Ribu Prajurit TNI Amankan Pemilu 2024 di Sumut, Riau dan Kepri hingga Sumatera Barat
-
Mahasiswa Bukittinggi Gelar Aksi Tolak Politik Uang dan Pemilu Bersih, Ini Sasarannya
-
Kota Pariaman Gratiskan Biaya Uji KIR Mulai Januari 2024, Ini Alasannya
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup