SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2023, Sumatera Barat (Sumbar) diterjang 555 bencana. Angka tersebut merupakan data sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumbar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldy mengatakan, berdasarkan data itu, bencana yang banyak terjadi berupa angin kencang, longsor, banjir, hingga erupsi Gunung Marapi.
Ia merincikan, bencana angin kencang tercatat terjadi 209 kejadian, tanah longsor 102 kejadian, banjir 84 kejadian, erupsi 123 kali, tanah terban satu kejadian, air bah satu kejadian, abrasi pantai lima kejadian, karhutla 20 kejadian, dan banjir bandang lima kejadian.
Data periode 2014-2022, terjadi 6.274 kejadian bencana alam yang terbagi menjadi enam jenis bencana alam (di luar gempa bumi dan tsunami).
Rinciannya angin kencang 3.505 kejadian (55,9 persen), longsor 1.161 kejadian (19,5 persen), banjir 853 kejadian (13,6 persen), kebakaran hutan dan lahan 609 kejadian (9,7 persen), banjir bandang 107 kejadian (1,7 persen), dan abrasi pantai 39 kejadian (0,6 persen).
Rudy menyebut informasi dari BMKG setempat, hingga Februari 2024, Sumbar masih dalam musim hujan yang memiliki potensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang, banjir, dan longsor.
Oleh karena itu ia mengimbau masyarakat, terutama yang berada di sekitar aliran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana.
Pengendara juga diimbau berhati-hati untuk melewati jalur rawan longsor, terutama saat hujan deras.
Bencana banjir dan longsor di Sumbar ikut berpotensi memutus arus transportasi, baik antarkabupaten/kota maupun antarprovinsi, karena material longsor menimbun badan jalan.
Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan potensi bencana terutama longsor yang bisa memutus akses transportasi antarprovinsi, seperti Sumbar-Riau, Sumbar-Sumut, Sumbar-Bengkulu, dan Sumbar-Jambi harus dipetakan dan dicarikan solusi sebagai langkah antisipasi.
Hal itu untuk meminimalkan kerugian karena jalur itu merupakan urat nadi perekonomian daerah. (Antara)
Berita Terkait
-
Mahyeldi Klaim Kinerja Makro Sumbar 2023 Melebih Target, Ini Datanya
-
Puluhan Rumah Warga Agam Terendam Banjir
-
Banjir Bandang hingga Tanah Longsor Terjang Pasaman, Kampung Terisolasi dan Ratusan Orang Mengungsi
-
3 Bencana Alam Landa Agam Awal 2024, Sempat Bikin Macet Arus Lalu Lintas
-
241 Bencana Alam di Kabupaten Agam Renggut 36 Nyawa
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
BRI Perkuat Ekosistem Digital Bisnis lewat Pembaruan Qlola New Skin
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air