SuaraSumbar.id - Cawapres nomor satu, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membuat konten-konten yang familiar di kalangan anak muda.
Pria yang kini kerap menggunakan istilah slepet tersebut, membagikan video singkat momen bersama kaum milenial.
"Kata-kata hari ininya Gus!" seru anak-anak muda yang diduga mahasiswa.
Cak Imin pun kemudian merespons teriakan mereka.
"Perubahan itu kayak mie instan. Waktu ditawari awal pada nolak, begitu jadi pada rebutan," ungkap cawapres pendamping Anies Baswedan itu.
Unggahan itu kemudian mendapat respons warganet. Tak sedikit yang mendukung apa yang dilakukan Cak Imin.
"Orang yang gak tahu lalu bertanya agar dirinya bisa lebih tahu, jauh lebih dihargai ketimbang orang yang merasa paling banyak tahu, sehingga yang terucap malah mengesankan sok tahu," tulis netizen.
"Saya rasa cak Imin ini cuman kurang dalam penyampaian debat saja karena tidak biasa berbicara cepat, soal pemikiran soal penangkapan materi itu lebih unggul," sebut warganet.
"masi mending gatau ES GE I E tapi berani ketemu mahasiswa dan bertanya apa keluhan para mahasiswa, daripada si samsul mana berani dateng dan mendengarkan keluhan para mahasiswa, semangat GUS IMIN," sahut yang lain.
Diketahui, Muhaimin Iskandar menjadi sorotan usai ditanya Gibran Rakabuming Raka soal State of the Global Islamic Economy (SGIE) pada debat cawapres yang digelar KPU di Jakarta Convetion Center Senayan, Jumat (22/12/2023).
Namun, Cak Imin tidak bisa mendapat jawaban lantaran merasa tidak tahu dengan singkatan tersebut.
"Gus Muhaimin ini adalah ketua umum dari Partai PKB, saya yakin Gus Muhaimin paham sekali untuk masalah ini. Bagaimana langkah Gus Muhaimin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE?" tanya Gibran, dikutip Sabtu (23/12/2023).
"Terus terang SGIE saya enggak paham. SGIE itu apa?" jawab Cak Imin.
Tag
Berita Terkait
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
-
Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen