SuaraSumbar.id - Bakal calon Presiden Partai PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, diyakini bakal diterima oleh masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Diprediksi, pendukungnya di Ranah Minang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dua kali kalah telak saat Pilpres 2014 dan 2019 lalu.
Keyakinan itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Sumbar, Yogi Yolanda. Menurutnya, sosok Ganjar dengan Jokowi sangat berbeda.
Yogi tak menampik Capres PDIP dua kali kalah telak di Sumbar. Namun, sosok Ganjar membuat partai besutan Megawati Soekarnoputri optimis di 2024 akan mendapatkan suara lebih banyak di Sumbar.
"Sosok Pak Ganjar dan Pak Jokowi berbeda. Kita harus sadar, baik Pak Jokowi maupun Pak Ganjar memiliki tantangan yang sama untuk di Sumbar. Artinya, dari sisi pemilih sudah terbentuk polarisasi," katanya saat dihubungi SuaraSumbar.id, Jumat (28/7/2023).
Ketua PA GMNI Sumbar itu mengakui, masyarakat Sumbar dalam memilih pemimpin sangat melihat dari sisi tokoh, takah dan tageh alias 3T. Ketiga aspek ini, menurutnya, ada dalam diri Ganjar Pranowo.
"Kalau kami lihat Pak Ganjar memiliki ketiganya. Tokoh, takah dan tageh. Saya yakin eliau bisa diterima (di Sumbar). Beliau gesit dan komunikatif," ungkapnya.
Ia menjelaskan, gaya komunikasi Ganjar Pranowo dengan masyarakat juga tidak dibuat-buat atau untuk sekadar pencitraan. Atas alasan itu juga Ganjar disenangi kaum muda.
"Sejak beliau aktivis kampus, anggota DPR sampai jadi gubernur.
Dibandingkan dengan tiga calon lainnya, Pak Prabowo, Mas Anies, Mas Ganjar disukai anak muda. Kami optimis (Ganjar) diterima dibandingkan Pak Jokowi. Lebih optimis," kata dia.
Selain itu, kata Yogi, keluarga Ganjar Pranowo juga dikenal berasal dari lingkungan agamais. Lebih-lebih istrinya, Siti Atikoh, merupakan cucu dari pendiri Pondok Pesantren Rourlotus Sholihin di Pedukuhan SokaweraSokawera, Desa Kalijaran, Karanganyar, Purbalingga.
Baca Juga: Sekjen PBNU Amini Gus Yaqut: Banyak Warga NU Inginkan Duet Ganjar-Erick
"Istri beliau keturunan ulama karismatik NU. Berhijab dan agamais," tuturnya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Festival Silat Tradisi Nusantara di Ranah Minang Bakal Diramaikan 7 Provinsi, Ketua DPRD Sumbar: Lanjutan Musyawarah Tuo
-
Bahas Cawapres Ganjar Pranowo di Padang, Sekjen PDIP: Nama di Tangan Buk Megawati, September Diumumkan
-
Puan dan Ganjar Bergandengan Tangan, Pengamat: Buktikan Faksionalisasi karena Pencapresan Sudah Selesai
-
Jawab Kabar Puan Maharani Bakal ke Sumbar, Alex Indra Lukman: Nanti Pasti Mbak Puan Pulang Kampung!
-
Presiden KSPSI Andi Gani Pastikan Dukungan buat Ganjar Nyapres Tak Mewakili Suara Partai Buruh
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui