SuaraSumbar.id - Komedian Kiky Saputri dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan karena melontarkan kritik pedas terhadap kinerja dokter serta rumah sakit di Indonesia.
Terbaru, Kiky Saputri membagikan cerita tidak mengenakkan saat dia dan sang suami, Muhammad Khairi yang divonis terkena GERD dua tahun lalu, mendatangi dokter.
"Suami saya, didiagnosis punya GERD. Itu sudah dua tahun. Endoskopi sudah dua kali, laparoskopi sudah sekali," kata Kiky Saputri di kanal YouTube pribadinya, dikutip hari Selasa (14/3/2023).
Sewaktu awal berobat, dokter yang menangani Khairi diduga sengaja melakukan mark-up atau menggelembungkan biaya administrasi.
"Endoskopi di salah satu rumah sakit itu, dikenakan tarif Rp 11 juta. Tapi ada artis lain yang cerita, ini ada dua artis, mereka endoskopi di rumah sakit yang sama, dengan dokter yang sama, tarifnya cuma Rp 3,7 juta," beber Kiky Saputri.
Padahal menurut cerita masing-masing pihak, mereka memakai metode pembayaran yang sama untuk berobat.
"Kok bisa beda? Padahal sama-sama nggak pakai asuransi dan BPJS," kata Kiky Saputri.
Tak hanya itu saja, Khairi kata Kiky juga menjadi korban penipuan harga berobat saat diminta melakukan laparoskopi.
"Biaya laparoskopi dan dua hari biaya kamar, itu sampai Rp 120 juta," kata Kiky Saputri.
Baca Juga: Usai Beli Rumah Mewah, Fuji Mendadak Dituduh Lakukan Penipuan, Begini Kronologinya
Khairi, kata Kiky, saat itu sempat marah kepada petugas rumah sakit karena biaya perobatannya dinilai tak wajar.
"Suami saya protes dong, orang nggak dapat tindakan apa-apa. Ya mungkin kalau ada operasi, wajar kali ya sampai segitu. Sampai akhirnya, mbak-mbak administrasi bilang, mau dicek lagi," kata Kiky Saputri.
Petugas administrasi rumah sakit kemudian mengklaim bahwa ada kesalahan sistem sehingga membuat biaya berobat Muhammad Khairi membengkak sampai hampir tiga kali lipat.
"Ternyata biayanya cuma Rp 42 juta. Kok bisa kesalahan sistemnya dari Rp 120 juta ke Rp 42 juta? Itu kalau suami saya nggak protes, main bayar-bayar saja, hilang tuh duit," terang Kiky Saputri.
Untuk diketahui, cuitan Kiky Saputri di Twitter viral usai menyinggung dugaan kesalahan diagnosis terhadap gangguan pendengaran ibu mertuanya oleh dokter Indonesia.
Oleh dokter Indonesia, ibu mertua Kiky Saputri divonis stroke telinga sampai diambil tindakan berupa penyuntikan. Namun karena kondisinya malah makin parah, ibu mertua Kiky Saputri dibawa berobat ke Singapura.
Berita Terkait
-
Usai Beli Rumah Mewah, Fuji Mendadak Dituduh Lakukan Penipuan, Begini Kronologinya
-
Cerita Kocak Khairi Mau Ketemu Kiky Saputri, Mamanya Waswas Calon Menantu Pemakai Narkoba
-
Bukannya Ngamuk Fotonya dan Suami Dicatut Penjual Perabotan Rumah Tangga, Kiky Saputri Malah Minta Bagi Hasil
-
Ada 1.361 Orang Laporkan Penipuan Wahyu Kenzo, Tersangka Kini Bertambah Lagi
-
Lewat Karangan Bunga, Giliran Fans Wahyu Kenzo Berharap ATG Diselamatkan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat