SuaraSumbar.id - Seorang pria muda berinisial AA (26) ditemukan tewas gantung diri di Kabupaten Padang Pariaman. Korban diduga stres pulang merantau di Jakarta.
Kasi Humas Polres Padang Pariaman AKP Ali Gusra mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/3/2023). Korban gantung diri di batang manggis di rumahnya, kawasan Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung.
"Korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya," katanya, Senin (13/3/2023).
Usai mendapati anaknya gantung diri, sang ibu memanggil saksi untuk membantu menurunkan korban yang lehernya dililit tali.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, kata Ali Gusra, korban memang mengalami stres setelah pulang dari Jakarta. "Korban diduga sudah mengalami stres dari bulan Januari 2023 dan sering berdiam diri di dalam rumah sejak pulang dari Jakarta," katanya.
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban. Setelah disemayamkan, jasad korban langsung dibawa ke pemakaman kaum.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: Tewas dalam Sawah, Ibu dan Anak di Padang Pariaman Dibunuh Pakai Cangkul dan Pisau
Tag
Berita Terkait
-
Pelajar di Pariaman Tewas Usai Tabrak Truk Parkir, Begini Kronologinya
-
Tragisnya Kematian Pasutri di Padang Pariaman, Suami Tergantung dan Istrinya Tergelatak dalam Kamar
-
Geger Penemuan Mayat Pasutri di Padang Pariaman, Istri Tewas di Kamar dan Suami Tergantung di Belakang Rumah
-
Parah! Anak Korban Dugaan Pencabulan di Pariaman Dipaksa Sumpah Pakai Alquran dan Kena Intimidasi
-
Motif Ibu dan Anak di Padang Pariaman Dibunuh Pakai Cangkul dan Pisau: Sengketa Tanah Warisan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying