SuaraSumbar.id - Para pelaku industri jasa konstruksi harus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja. Hal ini dilakukan untuk memastikan terciptanya pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di Sumatera Barat (Sumbar).
Hal itu dinyatakan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Jasa Konstruksi di Padang, Rabu (8/2/2023). Menurutnya, salah satu cara meningkatkan profesionalisme pekerja industri tersebut adalah mematuhi dan menjalankan ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Sumbar No. 602/83/2022 tentang Kewajiban Pekerja Konstruksi Bersertifikat.
"Perlu upaya serius untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bergerak di bidang jasa konstruksi agar pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dapat diwujudkan," katanya.
Selain menerbitkan SE, kata Mahyeldi, Pemprov bersama DPRD Sumbar juga telah menyepakati rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi peraturan daerah. Tentu saja langkah tersebut bentuk komitmen kongkrit dari Pemprov Sumbar untuk memastikan pembangunan berkelanjutan itu bisa terwujud.
Secara garis besar, rencana pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Sumbar dibagi menjadi 6. Masing-masing, pembangunan infrastruktur energi terbarukan, bangunan Gedung, sumber daya air, jalan dan jembatan, air bersih, sanitasi dan pembangunan infrastruktur perhubungan.
"Perda itu nanti diharapkan dapat mempercepat penyediaan infrastruktur berkelanjutan secara efektif, efisien, tepat sasaran, dan tepat waktu. Tentu untuk mewujudkannya perlu kerjasama semua pihak," katanya.
Mahyeldi juga berharap agar masyarakat, rekanan atau pihak ketiga, pengawas serta seluruh pemegang kepentingan bersama-sama membangun Sumbar lebih baik sesuai porsinya masing-masing.
Tag
Berita Terkait
-
Mahyeldi Respons Pernyataan Jokowi Soal Kapan Tersambungnya Tol Pekanbaru ke Padang
-
Kafilah Sumbar Juara Umum MTQ VI Korpri Nasional 2022, Mahyeldi Bangga
-
Edy Rahmayadi dan Mahyeldi Sepakat Perkuat Ketersediaan Bahan Pangan
-
Sesalkan Kasus Penganiayaan Kepsek Yayasan PGAI Padang, Mahyeldi: Tak Boleh Pakai Kekerasan, Selesaikan dengan Hukum!
-
Prediksi Gubernur Mahyeldi: Pendapatan Daerah 2023 Rp 6,2 Triliun
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota
-
7 Tanda Pertemanan Toxic yang Diam-Diam Menghancurkan Mental, Jangan Anggap Sepele!
-
Promo Alfamart 11 Mei 2026, Happy Hour Cokelat Murah, Diskon Besar Menanti Pelanggan
-
Promo Indomaret 11 Mei 2026, Cimory Harga Spesial
-
Pasar Murah Dharmasraya Digelar di 3 Lokasi, Beras SPHP Rp 60 Ribu, Minyakita Rp 12 Ribu