SuaraSumbar.id - Sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), terancam terisolir. Hal ini menyusul runtuhnya jalan desa di daerah tersebut.
Walinagari Simarasok, Muhammad Nurzen mengatakan, warga di Dusun Durian, Jorong Sungai Angek akan kesulitan untuk keluar dari desa mereka, karena jalan yang runtuh tergerus curah hujan tinggi.
"Ada 300 KK di desa ini. Hanya ini satu-satunya akses jalan yang bisa dilalui. Kami sedang menyiapkan langkah darurat agar warga bisa keluar masuk dan beraktivitas kembali, kalau ini putus total maka warga akan kesulitan," katanya melansir Antara, Selasa (15/11/2022).
Pihaknya bersama tim tanggap bencana Agam berusaha menyiapkan jembatan darurat sambil menunggu adanya perbaikan dari dinas terkait.
"Tentunya kami berharap jalan segera diperbaiki secepatnya, ini penghubung dusun menuju jorong, untuk sementara akan digunakan jembatan darurat dan direhab secara swadaya," jelasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Bambang Warsito membenarkan terjadinya longsor yang mengakibatkan runtuhnya jalan di Nagari Simarasok, Kecamatan Baso itu.
"Benar, sesuai laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), akibat curah hujan yang lebat berakibat runtuhnya bahu jalan desa sepanjang empat meter," kata Bambang.
Tidak ada korban jiwa dari dalam peristiwa ini. Dirinya mengimbau kewaspadaan warga karena cuaca ekstrem yang masih terjadi di Sumbar.
"Tetap waspada, kami telah berkoordinasi dengan pemerintah nagari setempat, ada beberapa daerah di Agam yang saat ini terjadi bencana karena hujan tinggi," katanya.
Baca Juga: Tilap Uang Puluhan Juta Kontribusi Pengembang Perumahan, Kelian Adat di Buleleng Ditahan
Berita Terkait
-
Banjir Bikin Warga Pedalaman Aceh Timur Terisolir
-
Jembatan Putus Diterjang Banjir Bikin Satu Desa di Daerah Ini Terisolir
-
Alat Berat Dikerahkan Buka Daerah Terisolir Akibat Banjir di Mamuju
-
Tanah Longsor Susulan di Sukamade Banyuwangi, Jalan Tertutup Sebabkan 300 KK Terisolir
-
Dua Kali Diterjang Longsor, Warga Kampung Cibangkonol KBB Terisolir
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk