SuaraSumbar.id - Warga di Kecamatan Simpang Jernih, daerah pedalaman Aceh Timur, terisolir akibat banjir.
"Sarana transportasi antardesa di Simpang Jernih melalui jalur sungai, jika sungai sudah meluap maka masyarakat tidak bisa keluar lagi, kata warga bernama Abdullah melansir Antara, Rabu (2/11/2022).
Banjir yang terjadi di beberapa desa di Simpang Jernih akibat hujan lebat yang terjadi sejak Selasa 1 Oktober 2022 malam.
"Banjir kali ini tidak pernah separah dari sebelumnya kecuali banjir pada tahun 2006 lalu," kata Abdullah.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi mengatakan banjir terjadi disebabkan curah hujan tinggi di daerah pegunungan, sehingga meluapnya sungai setempat.
Bahkan kondisi terkini di Kecamatan Simpang Jernih luapan semakin parah karena debit air semakin bertambah.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 63 warga di Desa Pante Kera, Simpang Jernih, Batu Sumbang, dan Desa Melidi sudah mengungsi.
"Mereka mengungsi ke rumah kerabatnya yang daratan tinggi dan di jalan desa karena rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian antara 30 centimeter hingga satu meter," kata Ashadi.
Satgas BPBD dan Tim SAR terus melakukan monitoring bersama pihak kecamatan.
Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Polri Buat Aturan Pengamanan Kompetisi
Pihaknya juga telah menginformasikan ke pihak kecamatan untuk segera melaporkan ke Posko Bencana BPBD Aceh Timur jiwa sewaktu-waktu kondisi bencana terpuruk.
Berita Terkait
-
Peringatan Dini, Warga Pesisir Lampung Waspada Banjir di Fase Bulan Purnama 8 November 2022
-
Kekecewaan Warga Palembang Korban Banjir, Wali Kota Harnojoyo Tak Patuhi Vonis Gugatan
-
Bocah Pedagang Asongan Tetap Semangat Jualan meski Hujan, Banjir Doa Terbaik
-
Ribuan Warga di Aceh Tamiang Mengungsi Akibat Banjir
-
BMKG Jawa Barat: 8 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan