SuaraSumbar.id - Kepala Beijing Film Academy (BFA) ditangkap polisi karena diduga memperkosa siswinya yang berusia di bawah umur.
Pihak Kepolisian Beijing, China, melaporkan bahwa pria berusia 40 tahun bermarga Du yang bekerja di sekolah perfilman dan seni peran itu ditahan setelah polisi melakukan investigasi atas tuduhan warganet tentang dugaan perilaku kriminal.
Tuduhan itu disampaikan seorang pemengaruh internet bernama Shi Ziyi yang tercatat sebagai mantan pelajar di BFA.
Di akun Weibo miliknya, Shi pada Senin (19/9) mengunggah pernyataan bahwa Du Yingzhe yang menjabat Kepala BFA telah memperdaya para pelajar perempuan di bawah umur agar melakukan hubungan seksual dengannya sejak 2007.
Sebagai mantan siswi BFA yang memberikan pelatihan sebelum diterima di perguruan tinggi seni, Shi mengaku telah mengalami perundungan oleh Du.
Bahkan menurut dia, salah seorang korban ada yang hamil saat berusia 17 tahun sehingga terpaksa berhenti sekolah.
Tuduhan Shi muncul setelah kasus pelecehan seksual yang melibatkan Zhao Weixuan, mantan siswa Du yang saat ini mengambil jurusan penyutradaraan film di BFA, diduga telah membujuk lebih dari 30 siswa sekolah menengah untuk memfilmkan diri mereka dalam keadaan setengah telanjang.
Polisi Beijing pada Rabu (21/9) mengatakan bahwa Zhao telah ditahan karena kejahatan tersebut.
Pihak BFA juga telah mengonfirmasi penahanan Zhao dan akan menindaklanjuti kasusnya.
Baca Juga: Kasus Pemerkosaan Anak Keterbelakangan Mental di Banyumas, Polisi: 9 Pelaku Semuanya Tetangga Korban
Du yang meraih gelar sarjana dan master dari BFA merupakan penulis naskah film kartun populer China, The Adventure of Little Cap.
Dalam dua tahun terakhir dunia hiburan di China sedang menghadapi berbagai kasus hukum, mulai penghindaran pajak hingga terlibat prostitusi.
Aktor sekaligus penyanyi Li Yifeng ditangkap polisi di Beijing pada Senin (12/9) atas tuduhan terlibat prostitusi. (Antara)
Berita Terkait
-
Viral Mantan Polwan Dipecat Gegara Ingin Menindak Tegas Kasus Pemerkosaan
-
Hukum Kacau di India, 11 Pemerkosa Wanita Muslim Divonis Seumur Hidup Malah Diberi Remisi Lalu Dibebaskan
-
Viral Polwan Yuni Utami Dipecat Setelah Perjuangkan Kebenaran, Tolak Intervensi Senior atas Kasus Pemerkosaan
-
Bukan karena Kasus Pembunuhan seperti Ferdy Sambo, Eks Polwan Yuni Utami Dipecat Usai Perjuangkan Hak Korban Pemerkosaan
-
Bejat Sekali! Ayah Di Bengkulu 2 Tahun Jadikan Dua Anak Gadisnya Budak Nafsu, Setubuhi Putrinya Saat Istri Tak Di Rumah
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen