SuaraSumbar.id - Sebanyak 1.162 ekor ternak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat 9Sumbar), terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Agam, Farid Muslim, melansir Antara, Sabtu (23/7/2022).
"Ini berdasarkan data yang kami himpun melalui tim dan penyuluh peternakan di 16 kecamatan," katanya.
Ia mengatakan, 1.162 ekor ternak itu rinciannya sapi sebanyak 1.021 ekor, kerbau 132 ekor dan kambing sembilan ekor.
Untuk ternak yang mati sebanyak 10 ekor dengan rincian sapi lima ekor, kerbau satu ekor dan kambing empat ekor.
"Ternak yang mati itu merupakan anak yang tidak bisa menerima asupan makan," katanya.
Ternak yang suspect tercatat 1.670 ekor dengan rincian sapi 1.538 ekor, kerbau 113 ekor dan kambing 19 ekor.
Sedangkan ternak yang sakit 1.086 ekor dengan rincian sapi 958 ekor, kerbau 125 ekor dan kambing tiga ekor.
Sementara ternak yang sembuh 687 ekor dengan rincian sapi 607 ekor, kerbau 80 ekor. Potong paksa 11 ekor sapi dan kerbau satu ekor.
Baca Juga: 5,4 Juta Akun Twitter Diretas, Nomor Telepon dan Alamat Email Ditawarkan untuk Dijual
Populasi terancam 5.431 ekor dengan rincian sapi 4.985 ekor dan kerbau 446 ekor.
"Kasus penyakit mulut dan kuku itu tersebar di 14 dari 16 kecamatan di Agam. Kecamatan Baso dan Palupuh belum ditemukan kasus itu," katanya.
Berita Terkait
-
Pemotongan Hewan Terjangkit PMK Akan Digencarkan di Bali, Perlu Negosiasi Dengan Petani
-
Kerbau Keramat Kyai Slamet Milik Keraton Surakarta Mati karena PMK, Petanda Apa?
-
Duh Mau Dikirab Peringatan 1 Suro, 7 Kerbau Bule Keraton Surakarta Malah Kena PMK
-
Kulon Progo Dapat 1.300 Dosis Vaksin PMK, 300 untuk Vaksin Kedua dan 1.000 untuk Ternak Baru
-
Sejumlah Kerbau Keturunan Kyai Slamet Keraton Kasunanan Surakarta Positif PMK, Persiapan Kirab Malam 1 Suro Terganggu
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan