SuaraSumbar.id - Manajemen Semen Padang FC resmi mengikat empat pemain muda potensial asal Sumatera Barat (Sumbar) untuk memperkuat skuad Kabau Sirah dalam menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2022.
Keempat pemain tersebut adalah penjaga gawang berusia 19 tahun Muhammad Zaky, pemain bertahan Muhammad Hanif Mahdi berusia 21 tahun, gelandang berusia 23 tahun Agung Saputra dan penyerang berusia 24 tahun Rori Prananda Putra.
Dengan tambahan 4 amunisi baru itu, skuad Semen Padang FC berjumlah total 28 pemain.
Pelatih kepala Semen Padang FC Delfiadri mengatakan, empat pemain ini diharapkan mereka bisa terus berkembang.
“Harapan kita tentunya mereka bisa terus meningkatkan diri. Apalagi mereka putra daerah, masih muda dan punya talenta untuk menjadi pemain andalan," katanya, Minggu (19/6/2022).
Pihaknya ingin memberikan pemain itu kesempatan untuk berkembang semakin matang dan tidak menutup kemungkinan mereka menjadi pilihan utama jika mampu membuktikan diri.
“Tapi yang jelas tujuan kita untuk mereka, pemain-pemain muda ini, bisa menjadi andalan klub di musim-musim selanjutnya," kata dia.
Ia berpesan kepada pemain-pemain muda yang saat ini dapat kesempatan membela Semen Padang FC agar mereka semua disiplin, kerja keras dan harus memiliki mentalitas latihan yang kuat.
“Apalagi Semen Padang FC adalah tim impian setiap pemain-pemain Sumatera Barat yang ingin berkarir profesional di dunia sepak bola. Sama halnya dengan saya dulu," kata dia
Baca Juga: Daftar 10 SMA dan MA Terbaik di Sumatera Barat
Dengan perkenalan empat pemain muda lokal ini, Semen Padang FC sudah menghentikan perburuan pemain.
Saat ini tim akan fokus untuk tahap persiapan khusus termasuk melakukan ujicoba dengan tim-tim liga 3, liga 2 dan liga 1.
"Saat ini kita rasa pemain sudah cukup. Nanti kita akan evaluasi lagi setelah kita menjalankan laga ujicoba dalam persiapan khusus kita. Nantinya kita akan lihat apakah ada penambahan, posisi mana yang perlu ditambahkan atau cukup dengan skuad saat ini." katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pameran Kuliner Pasar Seni Payakumbuh, Antisipasi Krisis Pangan dengan Kearifan Lokal Minangkabau
-
Sempat Melejit, Harga Cabai di Sumbar Berangsur Turun
-
Polda Sumbar: Tak Ada Penilangan Pengendara yang Pakai Sendal Jepit
-
Puluhan Opsetan Hewan Langka Diamankan di Padang
-
Sumbar Punya Tiga Nagari Ramah Harimau, Ini Daftarnya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung